Ketua Pansus : Kenapa Pelantikan Pangulu itu Terburu-buru, Padahal Masih Ada yang Bersengketa.

SIMALUNGUN - Dian24New

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun menggelar Panitia Khusus (Pansus) terkait penyelenggaraan Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag), Senin (5/5/2023).

Pansus yang digelar pun guna membahas dan juga mempertanyakan pelaksanaan Pilpanag dengan menelan anggaran (Biaya) yang ditampung oleh APBD Pemkab Simalungun mencapai Rp 23 milliar.

Dalam Rapat Pansus  mengundang Eksekutif dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Simalungun serta pihak Hotel Patra Jasa Parapat selaku penyedia tempat Bimtek Penyelenggara Pilpanag Simalungun.

“Rapat Pansus kita menindaklanjuti rapat Pansus sebelumnya. Dan pada saat ini kita jadwalkan untuk memanggil beberapa pihak terkait dalam pelaksanaan Pilpanag Simalungun,” ujar Ketua Pansus Pilpanag Erwin Parulian Saragih, Senin (23/5/2023).

Saat rapat maupun seusai rapat, Erwin Parulian mengatakan bahwa pihaknya sudah mendengar bahwa pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggara Pilpanag itu memang benar mereka lakukan di 13 hari pelaksanaan.

Dikatakan Erwin lagi, terkait tidak hadirnya panitia Pilpanag dalam Pansus ini dan tentunya menjadi pertanyaan pihaknya. Sesuai tahapan, bahwa pelantikan itu antara 22 Mei sampai dengan 7 Juli 2023.

Tetapi saat ini kita mendengar masih ada beberapa Nagori yang menggugat. Ada empat nagori yang masih bersengketa.

Makanya itu menjadi pertanyaan bagi kita, padahal termin tahapan masih ada kurang lebih satu bulan lagi. Kenapa dipaksakan tanggal 7 Juni 2023 ini harus pelantikan,” ujarnya.

“Saat ini mereka sudah melakukan tahapan ke pengadilan mereka, ini yang menjadi pertanyaan. Tetapi karena ketidakhadiran mereka, kita bingung mau bertanya ke mana. Tetapi, ini menjadi cacatan bagi kita, gimana kalau misalnya penggugat itu yang menang,” ucapnya.

“Padahal nanti pangulu yang terpilih sudah dilantik, makanya ini jadi catatan bagi kita. Kita Pansus, kenapa pelaksanaan pelantikan itu agak terburu-buru padahal masih ada yang bersengketa. Dan informasi yang kami dengar yang bersengketa juga ikut dilantik,” pungkasnya. (man)


Comment As:

Comment (0)