SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-58 Tingkat Kota Pematangsiantar resmi ditutup Wali Kota Wesly Silalahi di Lapangan Adam Malik, Jumat 8 Mei 2026 malam. Kecamatan Siantar Martoba tampil sebagai juara umum.
MTQN berlangsung dua hari sejak Kamis 7 Mei 2026, diawali Pawai Taaruf yang dilepas Wesly dan Unsur Forkopimda.
Dalam arahan sebelum menutup MTQN, Wesly ucapkan selamat ke para pemenang dan berharap mereka wakili Pematangsiantar di MTQN Tingkat Provinsi Sumut.
“Semoga bapak/ibu dan anak-anak kami dapat lebih mengembangkan prestasinya ke tingkat yang lebih tinggi, yakni dapat mewakili Kota Pematangsiantar dalam MTQN Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan datang,” katanya.
Wesly pesan ke LPTQ Pematangsiantar agar sungguh-sungguh bina qori-qoriah supaya Pematangsiantar bisa tempati peringkat teratas di MTQN Sumut.
Ia imbau pemenang jangan puas diri karena MTQN Tingkat Provinsi Sumut sudah menanti bulan depan.
“Tanamkanlah dalam diri saudara-saudara keinginan yang kuat agar menjadi qori/qoriah nasional, bahkan internasional,” imbau Wesly.
Kepada peserta yang belum berhasil, Wesly minta tetap berlatih untuk MTQN tahun mendatang.
“Kami juga mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada panitia penyelenggara dan seluruh pengurus LPTQ Kota Pematangsiantar, para dewan hakim, camat, beserta semua pihak yang telah membantu pelaksanaan MTQN sehingga dapat berlangsung dengan baik, meriah, aman, dan lancar tanpa adanya gangguan apapun,” sebutnya.
Wesly harap MTQN beri makna dan motivasi tingkatkan kualitas umat, terutama wujudkan Ukhuwah Islamiyah di atas landasan iman dan takwa.
Ketua LPTQ Pematangsiantar Hamzah Fanshuri Damanik ucapkan terima kasih ke Pemko Pematangsiantar dan seluruh pihak yang berkontribusi.
Hamzah sebut MTQN bukti eksistensi pembinaan mental spritual masyarakat.
“Kita berharap muncul kecintaan terhadap Al-Qur’an, yang akan meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an, yang akan menjadi fondasi dalam mewujudkan Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” sebut Hamzah.
Ia berharap semangat Qur’ani terus hidup sehingga keharmonisan dan toleransi di Pematangsiantar tetap terjaga.
“Melalui MTQN, kita membumikan Al Qur’an dan membentuk generasi Qur’ani di Kota Pematangsiantar,” tukas Hamzah.
Hamzah sampaikan lima Dewan Hakim dari Pematangsiantar diutus ke MTQN Tingkat Provinsi Sumut Juni 2026. Ia berharap tahun ini Pematangsiantar raih hasil lebih baik dari posisi tujuh sebelumnya.
Penutupan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Abdul Rahim Lubis. Penutupan ditandai penekanan tombol sirine oleh Wesly, Wawako Herlina, Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi, dan Unsur Forkopimda Plus.
Di akhir acara, diumumkan nama-nama pemenang dari berbagai kategori berdasarkan Keputusan Dewan Hakim.
Hadir Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, mewakili Forkopimda Plus, Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman, Pimpinan Bank Sumut Syariah Cabang Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis, Ketua MUI Pematangsiantar HM Ali Lubis, Sekretaris Walubi Chandra, Ketua Panitia MTQN Muhammad Hamdani Lubis, Sekda Junaedi Antonius Sitanggang, pimpinan OPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi Islam. (ril/th)







