SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Di balik panorama Danau Toba yang memukau wisatawan, ada personel Polri yang diam-diam memastikan setiap pengunjung pulang membawa cerita indah, bukan cerita takut. Salah satunya Aipda Rolan Manik, anggota Satuan Pengamanan Objek Vital Sat Pam Obvit Polres Simalungun.
Minggu 17 Mei 2026, sejak pukul 09.00 WIB, Aipda Rolan kembali turun ke lapangan bersama timnya dalam program unggulan “Simalungun Safe Touris”. Bersama empat personel lainnya, ia menyisir sepuluh destinasi wisata strategis di kawasan Danau Toba secara serentak.
“Kami menyisir semua titik wisata ini satu per satu dengan teliti. Bukan sekadar lewat, tetapi kami benar-benar memastikan kondisi keamanan di setiap lokasi, menyapa wisatawan, dan memberikan himbauan dengan pendekatan yang ramah dan humanis,” ungkap Aipda Rolan.
Sepuluh titik yang dipatroli meliputi Bah Damanik, Kebun Teh Bahbutong, Cafe Dong, Bukit Indah Simarjarunjung, Tekosima, Pantai Paris, Hotel My Nasha, Hotel Dio Refael, Pelabuhan Penyeberangan Tiga Ras, dan Pelabuhan Penyeberangan Tradisional Kapal Kayu Tigaras.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengapresiasi dedikasi Aipda Rolan dan rekan-rekannya. Menurutnya, mereka adalah representasi Polri yang humanis dan berintegritas.
“Aipda Rolan Manik dan seluruh personel yang terlibat dalam program Simalungun Safe Tourism adalah representasi terbaik dari Polri yang humanis dan berintegritas. Mereka hadir dengan sepenuh hati untuk memastikan setiap wisatawan yang datang ke Simalungun merasa aman, nyaman, dan terlindungi,” ujar AKP Verry Purba.
Aipda Rolan menjelaskan program ini merupakan amanah langsung Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SH SIK MM. Keamanan wisatawan disebutnya sebagai prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Program Simalungun Safe Tourism ini adalah amanah langsung dari Bapak Kapolres yang harus kami laksanakan dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab. Kapolres sangat menekankan bahwa keamanan wisatawan adalah prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan,” ucapnya.
Dalam setiap patroli, Aipda Rolan dan tim mengedepankan salam, senyum, dan sapaan. Pendekatan hangat itu, kata dia, untuk membangun kepercayaan sehingga himbauan keamanan lebih mudah diterima wisatawan dan warga.
Tujuan akhirnya jelas: menjadikan Tigaras dan seluruh destinasi Simalungun dikenal bukan hanya karena keindahan alam, tetapi juga karena rasa aman yang dirasakan wisatawan.
“Kami ingin setiap wisatawan yang datang ke Tigaras dan seluruh destinasi wisata di Simalungun pulang dengan membawa cerita tentang keindahan alam dan keramahan masyarakat, bukan cerita tentang ketidakamanan. Itulah motivasi terbesar kami dalam menjalankan tugas ini setiap harinya,” pungkas Aipda Rolan.
Polres Simalungun di bawah kepemimpinan AKBP Marganda Aritonang berkomitmen menjadikan _Simalungun Safe Tourism_ sebagai jaminan nyata keamanan wisata, demi mewujudkan Simalungun sebagai destinasi kelas dunia yang aman, indah, dan berdaya saing. (th)







