Model
Seremonial

Bupati Anton Saragih Dorong Simalungun Jadi Kabupaten Layak Anak, Deklarasikan Relawan Perlindungan Anak di Dolok Maraja

96
×

Bupati Anton Saragih Dorong Simalungun Jadi Kabupaten Layak Anak, Deklarasikan Relawan Perlindungan Anak di Dolok Maraja

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Bupati Anton Saragih Dorong Simalungun Jadi Kabupaten Layak Anak

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Pemkab Simalungun menguatkan arah politik pembangunan berbasis perlindungan anak. Lewat Dinas PPA, Bupati Dr. H. Anton Achmad Saragih menegaskan komitmen mewujudkan Simalungun sebagai Kabupaten Layak Anak. Penegasan itu disampaikan saat kegiatan Pendampingan Penyelenggaraan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak yang dirangkai Pengukuhan dan Deklarasi Relawan Perlindungan Anak di Nagori Dolok Maraja, Tapian Dolok, Kamis 11/06/2026.

Tema yang diangkat tajam dan relevan: “Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak, Perkawinan Anak di Bawah Umur, Eksploitasi Anak, dan TPPO”. Ini jadi langkah strategis Pemkab menjawab tantangan era digital.

Arahan Bupati Anton yang disampaikan Kadis PPA Sri Wahyuni menegaskan politik anggaran dan kebijakan daerah harus berpihak ke anak.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Al Musyawarah

“Perlindungan anak tanggung jawab bersama, tidak bisa hanya pemerintah. Pemkab Simalungun berkomitmen penuh menciptakan lingkungan aman, nyaman, mendukung tumbuh kembang anak. Setiap anak berhak perlindungan, pendidikan layak, dan kesempatan sama meraih masa depan,” pesan Bupati Anton.

Politik kolaborasi jadi kunci. Camat Tapian Dolok Juraini Purba mengapresiasi kegiatan dan menekankan sinergi pemerintah, masyarakat, media, dunia usaha, dan lembaga lain wajib jalan agar anak tumbuh di lingkungan ramah anak.

*Materi edukatif menyasar isu kekinian:*
1. *Ruth Maya Tamba, http://M.Psi., Psikolog* – Strategi pencegahan kekerasan di keluarga dan sekolah. Fokus pada pola asuh sehat.
2. *Kanit PPA Polres Simalungun Aiptu Chairul Nizar* – Aspek hukum penanganan kasus kekerasan anak, bahaya judi online, pinjaman online, dan perlindungan remaja. Ini bentuk sinergi eksekutif-legislatif-aparat hukum.
3. *Plt Kadis Kominfo Akbar Putera Siregar* – Pengawasan internet sehat. Anak harus melek digital tapi aman dan produktif.

Baca Juga  Kunci Rumah Baru Untuk Korban Kebakaran di Serahkan. Tional br Samosir: "Terimakasih PPRS, semoga diberkati Tuhan,"

Peserta deklarasi terdiri dari TP PKK Nagori Dolok Maraja, remaja nagori, siswa-siswi MTs Al-Muslimun NU Bahsulung dan MTs Andalusia Dolok Maraja, serta unsur masyarakat lain. Pengukuhan Relawan Perlindungan Anak jadi bukti Pemkab menggerakkan politik partisipasi publik, bukan top-down semata.

Dengan deklarasi ini, Pemkab Simalungun menargetkan lahirnya kesadaran kolektif untuk cegah kekerasan, eksploitasi, dan dampak negatif teknologi. Tujuannya jelas: mencetak generasi Simalungun yang sehat, cerdas, berkarakter, berdaya saing, menuju daerah maju dan layak anak.

Langkah Bupati Anton ini sejalan dengan agenda nasional perlindungan anak dan penguatan SDM. Politiknya: investasi ke anak = investasi ke masa depan Simalungun. (ril/th)