SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi Golkar Dasa M Sinaga turun langsung menyerap aspirasi warga. Reses dilaksanakan di Desa Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Jumat 12/06/2026.
Acara dihadiri Camat Tanah Jawa, Kepala Desa Bosar Galugur, Polsek Tanah Jawa, Koramil 10 Balimbingan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Agenda utama: sosialisasi Ranperda tentang Pemajuan Kebudayaan Tahun 2026 Provinsi Sumut.
*1. Ranperda Kebudayaan Jadi Fokus Politik Kebudayaan Golkar*
Dasa Sinaga menjelaskan reses ini untuk diskusikan Ranperda Pemajuan Kebudayaan dan isu lain yang bisa dicarikan solusi. Ia menyorot fenomena media sosial yang dinilai mencoreng budaya Batak.
“TikTok marga Sinaga 02 yang cakap kotor dalam budaya Batak, nanti kita akan panggil supaya bisa diluruskan dengan baik. Kebudayaan harus dijaga, apalagi di ruang digital,” tegas Dasa.
Tokoh Agama Simalungun H. Sulaiman Sinaga mengapresiasi reses ini. Ia berharap sosialisasi Ranperda bisa memperkuat pelestarian budaya Simalungun. “Apapun yang warga sampaikan semoga terlaksana. Jangan ada yang tidak tertib dalam reses ini,” ujarnya.
*2. Aspirasi Warga: Jembatan, Pupuk, Kantor Bupati, Tugu Raja Sinaga*
Tokoh masyarakat Diaman Sinaga menyampaikan sederet aspirasi politik daerah:
1. *Pemekaran Kabupaten Simalungun* – Warga ingin kantor bupati ditempatkan di Kecamatan Tanah Jawa jika pemekaran terjadi.
2. *Kelangkaan Pupuk* – Pupuk di Tanah Jawa selalu langka, mengganggu petani.
3. *Pembangunan Jembatan* – Warga minta dibangun jembatan penghubung Tanah Jawa dengan Jawa Maraja Bah Jambi.
4. *Adat Nikah & Kematian* – Terkait keragaman budaya di Simalungun.
Dasa merespons satu per satu. Untuk jembatan bencana di Dusun Pining III, ia pastikan diperbaiki tahun ini. Soal jembatan Tanah Jawa – Jawa Maraja Bah Jambi dan pembangunan Tugu Raja Sinaga Tanah Jawa, ia akan buat proposal dan sampaikan ke Pemprov Sumut. Untuk pupuk, ia sudah koordinasi dengan distributor karena kelangkaan sudah lama dikeluhkan warga.
“Apapun yang warga sampaikan akan kita sampaikan ke Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara. Kita cari solusinya bersama,” tutup Dasa mengakhiri reses dengan “Horas Horas Horas”.
Reses Dasa Sinaga ini menunjukkan fungsi legislasi dan pengawasan DPRD Sumut Fraksi Golkar berjalan. Politik kebudayaan, infrastruktur, dan kebutuhan dasar petani jadi prioritas yang dibawa ke ruang sidang DPRD Sumut. (th/nsi)







