Model
Kebudayaan

Wali Kota Wesly Gelar Tepung Tawar Jamaah Haji Siantar, Warisan Budaya Melayu Jadi Wujud Syukur Kepulangan dari Tanah Suci

226
×

Wali Kota Wesly Gelar Tepung Tawar Jamaah Haji Siantar, Warisan Budaya Melayu Jadi Wujud Syukur Kepulangan dari Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Tradisi tepung tawar kembali menghidupkan suasana kebudayaan Melayu di Kota Pematangsiantar. Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi, Wakil Wali Kota Herlina, dan Unsur Forkopimda Plus menggelar tepung tawar untuk Jamaah Haji/Hajjah Tahun 1447 H/2026 M, Jumat 12/06/2026 malam di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan MH Sitorus, Siantar Barat.

Penyambutan diawali di Balai Kota Kamis 04/06/2026, lalu dilanjutkan ritual adat di rumah dinas. Acara diawali pembacaan Al-Qur’an oleh Ustadz Abdul Rahim Lubis, lalu lantunan Marhaban mengiringi prosesi tepung tawar satu per satu jamaah.

*Tepung Tawar: Simbol Syukur dan Harapan Mabrur*
Wali Kota Wesly menyebut tepung tawar sebagai wujud rasa syukur atas selamatnya jamaah menuntaskan rukun dan wajib haji di Tanah Suci tanpa hambatan berarti.

Baca Juga  Wesly Bersama Bunda PAUD Liswati Lepas 784 Anak PAUD-SAB Siantar: "Jadilah Bintang yang Membanggakan"

“Tradisi tepung tawar adalah wujud rasa syukur. Kami mendoakan agar seluruh lelah selama di Tanah Suci menjadi penggugur dosa. Semoga ibadah yang telah ditunaikan diterima Tuhan Yang Maha Esa. Amalan di Tanah Suci agar terus dilakukan di Tanah Air, bahkan ditularkan ke keluarga dan lingkungan terdekat,” kata Wesly.

Ia juga mengapresiasi kerja Tim Pemandi Haji Daerah, Tim Kesehatan Haji Daerah, panitia pemberangkatan-pemulangan, dan Kemenag Kota Siantar atas pelayanan terbaik.

*Pesan Jamaah: Jaga Kemabruran & Harapan Miniatur Kakbah*
Mewakili jamaah kloter 3 Embarkasi Medan, H Zainal Siahaan SE MM menyampaikan semua jamaah Siantar telah kembali sehat walafiat.

“Semoga kita dapat menjaga kemabruran haji/hajjah. Terima kasih Pemko Siantar, Pak Wesly, dan jajaran yang fasilitasi manasik, keberangkatan, kepulangan, dan tepung tawar. Semoga Allah balas kebaikan Pemko,” ucap Zainal.

Baca Juga  Didampingi Bupati dan Kapolres, Menteri Hukum dan HAM Hadiri SAK Ke XXIII GKPI

Kepala Kantor Kemenag Siantar Luhut Ritonga mengusulkan agar Siantar punya miniatur Kakbah. Tujuannya agar calon haji/hajjah tahun depan tak perlu jauh-jauh ke Medan untuk manasik haji.

Acara ditutup penyerahan balei dari Wali Kota Wesly ke perwakilan jamaah. Hadir pula Kepala BI Siantar Ahmadi Rahman, Ketua MUI Drs HM Ali Lubis, Ketua DMI-IPHI Drs H Natsir Armaya Siregar, pimpinan BUMN/BUMD, OPD, camat, dan organisasi Islam.

Tepung tawar ini menegaskan bahwa kepulangan haji bukan hanya peristiwa keagamaan, tapi juga peristiwa kebudayaan. Nilai adat Melayu Siantar melekat: menyambut, mendoakan, dan mendoakan kebaikan pemimpin daerah. (ril/th)