Model
SeremonialSimalungun

Pemkab Simalungun Gelar Skrining TB Terintegrasi CKG di Jawa Maraja Bah Jambi, 37 Warga Terduga TB

168
×

Pemkab Simalungun Gelar Skrining TB Terintegrasi CKG di Jawa Maraja Bah Jambi, 37 Warga Terduga TB

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Pemerintah Kabupaten Pemkab Simalungun melalui Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan Skrining Tuberkulosis TB terintegrasi Cek Kesehatan Gratis CKG di wilayah Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis 24/9/2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Pangulu Jawa Maraja dan disambut antusiasme tinggi masyarakat.

Langkah ini merupakan upaya strategis untuk deteksi dini penemuan kasus TB, terutama yang memiliki kontak erat dan atau serumah dengan penderita TB, dan yang mengalami gejala faktor risiko tertular TB guna mencegah peningkatan kesakitan hingga kematian.

Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Jawa Maraja melakukan pemeriksaan berupa pengecekan gula darah, tekanan darah, asam urat dan pengambilan sampel dahak terduga untuk diperiksa melalui TCM Test Cepat Molekular sekaligus edukasi penyebab, cara penularan, serta pencegahan TB.

Baca Juga  Rasa Peduli, Bupati Simalungun RHS Kunjungi Korban Kebakaran di Kota Parapat dan Berikan Bantuan Sembako

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit P2P selaku Ketua Tim Skrining TB Terintegrasi CKG Rosman Saragih SKM MKM menjelaskan kegiatan sangat penting mengingat tingkat kematian akibat TB masih tinggi.

“Penyebaran penularan bakteri TB terjadi melalui percikan ludah droplet dari penderita dan berkembang cepat terutama di lingkungan kumuh, serta sangat berisiko bagi mereka yang tinggal serumah atau berinteraksi erat dengan penderita,” ujar Rosman.

Gejala yang patut diwaspadai batuk berkepanjangan 2 minggu atau lebih, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, hilangnya nafsu makan, berkeringat di tengah malam tanpa sebab jelas, serta tubuh lemas terus-menerus. Apabila mengalami salah satu gejala tersebut masyarakat disarankan segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga  Sekda Saksikan Pemusnahan Barang Bukti dari 60 Perkara Telah inkracht

Kelompok paling rentan tertular TB antara lain perokok aktif, anak-anak, lansia, penderita diabetes, serta penderita HIV. Risiko meningkat di lingkungan padat penduduk dan kurang sehat.

Rosman menegaskan TB dapat disembuhkan dengan pengobatan teratur dan disiplin. Diagnosis melalui pemeriksaan bakteriologis serta XRay. Pasien positif wajib konsumsi obat rutin sesuai petunjuk medis hingga tuntas.

“Jangan ragu, apalagi bimbang. TB bukan penyakit yang tidak bisa diobati, TB dapat disembuhkan! Mari kita bekerja sama untuk lebih sehat. Temukan, Obati, Sampai Sembuh Tuberkulosis TOSS-TB,” tegasnya.

Selain skrining TB, kegiatan juga menyampaikan pemahaman penyakit tidak menular, sehingga masyarakat diimbau rutin memeriksakan kesehatan ke fasilitas terdekat.

Di lokasi masyarakat yang mengikuti skrining TB sebanyak 90 orang. Dari jumlah tersebut 37 orang dinyatakan terduga TB, yang selanjutnya sampel dahak akan diperiksa melalui pemeriksaan bakteriologis TCM.

Baca Juga  Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga Silaturahmi, Tim Perempuan Tangguh "Kami Tetap Bersama Ibu"

Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun telah menyiapkan tim yang diturunkan ke 228 titik lokasi pelaksanaan skrining di seluruh wilayah kabupaten, mencakup lembaga pemasyarakatan hingga lingkungan permukiman, demi menjangkau masyarakat secara menyeluruh. (ril/th)