SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com
Kasus kematian Jonres Sinaga yang ditemukan tewas tergeletak di kebun sawit dekat Komplek Perumahan Jawa Asri, Simpang Nagojor, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara masih menjadi teka teki.
Seminggu lebih sudah kematian korban, polisi belum menemukan titik terang tentang penyebab kematian ptia bernama Jonres Sinaga itu.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengaku masih proses penyelidikan.
Terkait hal ini, orang tua korban Hendri Sinaga, meminta pihak kepolisian agar segera mengungkap kasus kematian yang diduga dibunuh itu.
Menurutnya, sudah menjadi tugas polisi untuk mengungkap kejadian tersebut agar tidak lagi terulang.
“Kami tetap berharap ada penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam kejadian ini”, ujar Hendri Sinaga selaku bapak (Ayah) korban saat ditemui DIAN24NEW.com dirumahnya, Rabu, (30/4/2025) di Keluruhan Pematang Tanah Jawa Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun.
Ia mengungkapkan, ada ditemukan ditubuh korban luka memar seperti di kaki kanan dan kening.
Mereka menduga ada kemungkinan korban memiliki konflik dengan pihak tertentu yang mungkin tidak menyukainya. Dari indikasi itulah, diduga kematian korban akibat dibunuh.
“Mungkin ada orang yang merasa terganggu atau tidak senang dengan kehadirannya. Tapi, jika memang ada masalah, seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih manusiawi, bukan dengan kekerasan yang merenggut nyawanya,” tambahnya.
Hingga saat ini, keluarga korban terus mendesak kepolisian agar tidak menutup penyelidikan begitu saja.
Mereka berharap ada kejelasan mengenai penyebab pasti kematian Jonres Sinaga, sehingga tidak ada kesalahpahaman dalam proses hukum yang berjalan.
“Semoga ini bisa dituntaskan dan polisi bergerak cepat mengungkap kasus ini,” tandasnya.
Kapolres Simalungun AKBP. Mangindar.Aritonang,SH.SIK.M.M Melalui Kasi Humas Polres Simalungun AKP.Verry Purba katakan, Masih proses penyelidikan, ucapnya.
Hanya mengingatkan, bahwa Korban ditemukan pertama kali oleh adiknya yang memang sedang mencari keberadaan abangnya dan ditemukan di perkebunan milik warga.
Diketahui juga, Jonres Sinaga sudah tidak pulang ke rumah beberapa hari. Terakhir korban mengambil gula. (NSi/th)







