BATAM I DIAN24NEW.COM
Bea Cukai Batam mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 melalui penguatan penerimaan negara, peningkatan kualitas pelayanan, serta optimalisasi pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai.
Secara keseluruhan, nilai barang hasil penindakan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 243,21 miliar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 61,91 miliar. Kinerja tersebut mencerminkan komitmen Bea Cukai Batam dalam menjalankan fungsi sebagai revenue collector, trade facilitator, dan community protector secara seimbang.
Capaian Penerimaan Negara Melampaui Target Sepanjang tahun 2025, Bea Cukai Batam berhasil mencatatkan realisasi penerimaan negara sebesar 157,90% dari target yang ditetapkan. Total penerimaan yang dihimpun mencapai Rp 938,79 miliar, melampaui target tahun 2025 sebesar Rp 594,55 miliar. Adapun realisasi penerimaan tersebut terdiri dari
Bea Masuk sebesar Rp 401,84 miliar, tumbuh 3,39% dibandingkan tahun 2024.
Bea Keluar sebesar Rp 463,31 miliar, mengalami pertumbuhan signifikan 146,1% dibandingkan tahun sebelumnya.
Cukai sebesar Rp 73,65 miliar, dengan pertumbuhan 93,93% dibandingkan tahun 2024. Capaian penerimaan Bea Cukai Batam didukung dengan adanya extra effort melalui berbagai instrumen penegakan administrasi kepabeanan dan cukai.
Sepanjang tahun 2025, realisasi penerimaan dari Surat Penetapan Tarif dan Nilai Pabean (SPTNP) tercatat sebesar Rp 42,25 miliar, disusul penerimaan dari Surat Penetapan Kembali Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPKTNP) sebesar Rp 4,69 miliar, serta penerimaan melalui mekanisme Ultimum Remedium yang mencapai Rp 7,01 miliar.
Pelayanan Publik dan Dukungan Pengguna Jasa. Dari sisi pelayanan, Bea Cukai Batam terus menunjukkan kinerja yang optimal sepanjang tahun 2025. Hal ini tercermin dari Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang secara konsisten berada pada kategori “Sangat Baik”, dengan indeks 3.68 dari 4. Nilai ini meningkat dari tahun 2024 yang memperoleh indeks 3.62 dari 4.
Sebagai wujud penguatan komunikasi dan kemitraan dengan pengguna jasa, Bea Cukai Batam juga melaksanakan 107 kegiatan Customs Visit Customer (CVC) serta 123 kegiatan audiensi, guna memastikan pelayanan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada solusi. (***)







