SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Perayaan Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar di Lapangan Adam Malik jadi sorotan. Di panggung utama, tulisan “Union” terpampang besar, memunculkan pertanyaan publik: ini panggung HUT Kota atau HUT Union?, Jumat (24/4/2026)
Sejumlah warga menilai dominasi branding sponsor rawan mengaburkan identitas acara resmi pemerintah. “Pikirku, ini panggung HUT Kota Pematangsiantar atau panggung HUT Union,” kata salah satu pengunjung.
Kekhawatiran makin besar saat musisi tampil. Penonton yang siaran langsung atau rekam video tanpa caption berisiko menyebarkan konten yang hanya menampilkan tulisan “Union” di panggung. Warganet yang menonton via medsos bisa mengira acara itu ulang tahun perusahaan, bukan HUT kota.
Dengan ribuan penonton hadir, potensi viral dinilai tinggi. “Bayangkan aja klo hadir penonton 3000 orang, artinya 3000 akun, 1500 akun aja siaran langsung di medsos saat konser, maka apa gak viral HUT “Union,” ujar warga. Kondisi itu dinilai beri keuntungan publikasi maksimal bagi sponsor dengan biaya minim, sementara branding Pemko Pematangsiantar tertutup.
Dari sisi ekonomi-politik, praktisi menilai Pemko perlu atur proporsi branding sponsor di acara APBD agar identitas daerah tidak kalah oleh kepentingan komersial. Sponsor memang bantu tekan biaya, tapi kontrol visual panggung harus jelas memisahkan mana pesan pemerintah dan mana iklan.

ILAJ Minta BPK Sumut Audit Anggaran HUT ke-155 Pematangsiantar
Institute Law and Justice ajukan permohonan audit ke BPK Perwakilan Sumut terkait penggunaan anggaran Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar.
Permohonan disampaikan lewat surat nomor 0109/ILAJ-B/IV/2026 tertanggal 24 April 2026. Ketua ILAJ Fawer Sihite sebut langkah ini bagian dari kontrol masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Menurut ILAJ, permintaan audit dilatarbelakangi pelaksanaan sejumlah kegiatan HUT yang perlu ditinjau dari aspek efisiensi dan relevansi dengan kondisi anggaran saat ini.
Rangkaian yang disorot meliputi senam bersama dan pembukaan bazar UMKM serta peragaan busana di Lapangan Adam Malik pada 23 April 2026, karnaval pada 24 April 2026, dan rencana malam puncak konser rakyat pada 25 April 2026.
ILAJ nilai kegiatan perlu dievaluasi menyeluruh untuk pastikan kesesuaian perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran. Audit juga diharapkan identifikasi kemungkinan ketidaksesuaian dengan prinsip tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Dalam suratnya, ILAJ minta BPK Sumut lakukan pemeriksaan komprehensif terhadap seluruh tahapan penggunaan anggaran, mulai perencanaan hingga pelaporan. Permohonan diajukan agar penggunaan anggaran daerah tepat guna dan sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diturunkan, Pemko Pematangsiantar belum beri keterangan resmi soal desain panggung dan ketentuan branding sponsor pada puncak HUT ke-155 di Lapangan Adam Malik. (***)







