Model
SimalungunInternasionalKebudayaanMingguanNasionalPeristiwaPolitikRegionalSeremonial

Menko AHY dan Bupati Anton Buka Sinode Besar GPI 2026 di Simalungun. Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Moral Bangsa

73
×

Menko AHY dan Bupati Anton Buka Sinode Besar GPI 2026 di Simalungun. Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Moral Bangsa

Sebarkan artikel ini

 

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih secara resmi membuka Sinode Besar Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Tahun 2026.

Acara pembukaan berlangsung khidmat di Gedung Rajawali, Kec. Siantar, Kabupaten Simalungun, Jumat 3/7/2026, usai Menko AHY memimpin Rakernas APEKSI di Medan.

Sinode Besar GPI 2026 mengusung tema utama “Mengambil Bagian Dalam Pertandingan Menguasai Diri untuk Mahkota Abadi” 1 Korintus 9:25, dengan subtema “Dalam Kompleksitas Global, Gereja Meningkatkan Pelayanan Spiritual dan Sosialnya.”

Sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah hadir dalam pembukaan yang juga diramaikan pertunjukan seni budaya.

Baca Juga  Tinjau Pelaksanaan MOW, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Beri Semangat Kepada Peserta

Dalam pidatonya, Menko AHY menegaskan pembangunan bangsa memerlukan kolaborasi semua elemen.
“Pemerintah pusat maupun daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus membangun sinergi agar tujuan besar meningkatkan kesejahteraan rakyat dapat terwujud,” ujarnya.

AHY memberi apresiasi atas kiprah GPI sejak 1936. Menurutnya, GPI bukan hanya tempat pelayanan rohani, tetapi juga pilar penting pembentukan karakter bangsa dan penguat semangat kebangsaan.

“Tidak perlu mempertentangkan agama dan nasionalisme. Pancasila dan seluruh agama di Indonesia memiliki tujuan sama: damai, persatuan, dan kesejahteraan. Perbedaan adalah kekayaan yang harus kita rawat bersama,” tegasnya.

Menko AHY juga menilai tema sinode sangat relevan di tengah ketidakpastian global: konflik, krisis iklim, hingga perkembangan AI.
“Di tengah derasnya perubahan zaman, gereja adalah kompas moral kita. Kita butuh integritas dan karakter kuat, serta mampu menjadikan teknologi sebagai alat pembangunan, bukan tergerus olehnya,” tambahnya.

Baca Juga  Polres Simalungun Terima Piagam Penghargaan dari Pemkab, Diapresiasi Berantas Narkotika

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyambut baik pelaksanaan sinode sebagai momentum memperkuat iman dan kerja sama gereja-pemerintah.

“Penguasaan diri adalah benteng utama melawan radikalisme, perpecahan, berita bohong, dan penyakit sosial lainnya. Jika kita mampu menguasai diri, damai dan rukun di tanah kita akan tetap terjaga kokoh,” ujar Bupati.

Ia berharap GPI terus menjadi mitra pemerintah membimbing generasi muda agar terhindar dari narkoba dan pergaulan buruk, serta melahirkan program yang bermanfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga forum ini melahirkan keputusan bijaksana demi kesejahteraan jemaat dan seluruh masyarakat. Selamat bersinode, selamat bertanding dalam iman untuk meraih mahkota abadi. Horas ma hita ganupan. Tuhan memberkati kita semua. Syalom,” tutupnya.

Baca Juga  Tragis! Istri di Hatonduhan Simalungun Temukan Suami Meninggal Tergantung di Pohon Coklat Belakang Rumahnya

Kehadiran Menko AHY bersama Bupati Simalungun menjadi simbol kuatnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga keagamaan.

Melalui kolaborasi ini diharapkan lahir generasi berintegritas yang mampu mewujudkan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia yang religius, harmonis, serta bermartabat di Tanoh Habonaron Do Bona.

Sinode Besar GPI 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 5 Juli 2026 dan menjadi forum penting untuk merumuskan arah pelayanan spiritual dan sosial gereja di tengah tantangan zaman. (ril/th)