Model
SimalungunPeristiwaPolitikRegionalSeremonial

Ketua TP PKK Simalungun Ny. Darmawati Hadiri Women Program APKASI 2026: Perempuan Jadi Kunci Daya Saing Daerah

64
×

Ketua TP PKK Simalungun Ny. Darmawati Hadiri Women Program APKASI 2026: Perempuan Jadi Kunci Daya Saing Daerah

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Puluhan tokoh perempuan se-Sumatera Utara berkumpul dalam Women Program Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) 2026. Kegiatan berlangsung Kamis 2/7/2026 di Hall Institut Kesehatan Medistra (IKM), Deli Serdang, dengan tema, “Penguatan Peran Perempuan dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah”.

Acara ini bagian dari rangkaian HUT ke-26 APKASI sekaligus Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang.

TP PKK Simalungun Perkuat Jaringan dan Wawasan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Simalungun Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora. Mereka bergabung bersama Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

Ny. Darmawati menilai forum ini strategis untuk pengembangan program pemberdayaan di Simalungun.

Baca Juga  MTQ ke-52 Simalungun Resmi Ditutup, Bosar Maligas Raih Juara Umum 4 Kali Berturut-turut

“Forum seperti ini memberi kami kesempatan luas memperluas jejaring persahabatan, saling berbagi pengalaman berharga, dan memperkaya wawasan agar program pemberdayaan perempuan yang kami susun di Simalungun bisa lebih tepat sasaran dan efektif,” ujarnya.

Narasumber lintas sektor dorong perempuan naik kelas.Diskusi menghadirkan narasumber berkompeten:
1. Ir. Hj. Sri Meliyana Bursah – Ketua TP-PKK Kab. Lahat sekaligus Anggota DPR RI Komisi IX
2. Dr. dr. Jelita Siregar,M.Ked.(Clin.Path), Sp.PK(K) – Ketua TP-PKK Kab. Deli Serdang sekaligus Dosen FK USU
3. Dr. Tr. Hermita, S.H., M.M. – Direktur Commercial Banking BTN
4. Hj. Rafika Johani,S.Ag – Founder Langgam Batik, praktisi ekonomi kreatif

Materi menyoroti langkah percepatan penurunan stunting, pengembangan usaha berbasis kekayaan alam dan budaya lokal, hingga strategi membangun branding agar produk UMKM perempuan mampu bersaing.

Baca Juga  Sekda Mixnon Andreas Simamora Terpilih Jadi Ka Kwarcab Pramuka Simalungun 2026-2031, Muscab Usung Tema Swasembada Pangan

Perempuan bukan sekadar pendamping. Dalam penyampaiannya, Ny. Darmawati menegaskan posisi perempuan sangat strategis dalam pembangunan daerah.

“Perempuan memiliki posisi sangat strategis. Ketika perempuan dapat akses setara terhadap pendidikan, kesehatan, pelatihan keterampilan, peluang ekonomi, manfaatnya dirasakan keluarga, masyarakat kuat, dan daya saing daerah terangkat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pergeseran peran perempuan saat ini. “Dulu dianggap hanya pendamping di rumah. Kini perempuan jadi pelaku ekonomi tangguh, pencipta ide baru, bahkan pengambil keputusan berdampak nyata. Karena itu kerja sama antarlembaga dan antarwilayah harus terus diperkuat,” tegasnya.

Usai kegiatan, TP PKK Simalungun berkomitmen menindaklanjuti gagasan yang didapat. Program ke depan akan fokus pada peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi keluarga, melahirkan wirausaha perempuan mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga  Persiapkan Nagori Percontohan Tingkat Provinsi, TP PKK Kabupaten Simalungun Lakukan Pembinaan dan Pendampingan

“Kami yakin, perempuan berdaya akan bangun keluarga kokoh. Dari keluarga kuat tumbuh masyarakat sejahtera, dan akhirnya wujudkan Kabupaten Simalungun yang maju, mandiri, dan bersaing,” tutup Ny. Darmawati.

Rangkaian ditutup diskusi hangat, penyerahan plakat ke narasumber, kunjungan bazar produk unggulan UMKM dan ekonomi kreatif dari berbagai daerah.

Women Program APKASI 2026 ini diharapkan jadi langkah awal TP PKK Simalungun menggerakkan perempuan agar semakin mandiri, produktif, dan menjadi motor penggerak kemajuan daerah. (ril/th)