Model
SimalungunMingguanNasionalPeristiwaRegional

Berangkat Memancing, Pemuda 19 Tahun di Hatonduhan Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kapasuk Setelah 3 Hari Pencarian

445
×

Berangkat Memancing, Pemuda 19 Tahun di Hatonduhan Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kapasuk Setelah 3 Hari Pencarian

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Seorang pemuda asal Huta IV Jampalan, Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Suwanda (19), ditemukan tewas tenggelam di Aliran Sungai Kapasuk, Huta III Buntu Bayu. Korban ditemukan tim SAR gabungan pada Kamis 24/7/2026 pukul 16.30 WIB, setelah sebelumnya dinyatakan hanyut sejak Selasa 21/7/2026.

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga bersama unsur yang terlibat di lapangan.

Peristiwa bermula Senin 20/7/2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi Sakti Purnomo (47), korban sempat berpamitan untuk pergi memancing ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan pancing dan mengendarai sepeda motor Supra X 125 warna merah.

“Pada hari Senin 20 Juli 2026 pukul 18.00 wib korban permisi dari saksi untuk pergi memancing ke tempat kejadian. Namun saksi sempat melarangnya tetapi korban tetap berangkat,” ujar Sakti.

Baca Juga  Gedung KMP di Nagori Tigadolok Mulai Dibangun. Kedes Gibson: Pengurus KMP Tidak Pernah Dilibatkan

Hingga keesokan harinya korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Kecurigaan warga muncul setelah saksi Tunggul Tampubolon (61) menemukan sepeda motor milik korban terparkir di ladang sawit miliknya pada Selasa 21/7/2026 pukul 16.00 WIB. Lokasi parkir berjarak sekitar 20 meter dari tempat korban biasa memancing.

“Saksi memberitahukan kepada warga bahwa sepeda motor korban ada ditemukan di ladang miliknya,” kata Tunggul.

Mendapat laporan itu, personel Polsek Tanah Jawa yang dipimpin KOMPOL Banuara Manurung, SH bersama Forkopimcam, Kepala Desa Buntu Bayu Palan Manurung, SH, perwakilan Danramil 10/Tanah Jawa Serka Joni P Hasibuan, gamot dan warga langsung melakukan pengecekan ke TKP.

Di lokasi, petugas menemukan sandal sebelah kiri korban di atas batu. Umpan pancing juga ditemukan tersangkut di semak-semak berjarak sekitar 7 meter dari titik duduk memancing. Lokasi duduk memancing berada sekitar 50 meter di atas aliran sungai air terjun dengan tebing terjal.

Baca Juga  Wesly Silalahi Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Sibolga & Tapteng, "Solidaritas Tanpa Batas!"

Warga setempat menyebut pada Senin 20/7/2026 mulai pukul 16.30 WIB wilayah tersebut diguyur hujan deras hingga menyebabkan banjir. Diduga korban terseret arus sungai saat memancing.

Upaya pencarian langsung dilakukan Polsek Tanah Jawa bersama Forkopimcam, tokoh masyarakat dan warga. Namun pencarian terkendala kondisi medan yang curam dan terjal sehingga belum membuahkan hasil.

Setelah 3 hari pencarian, tim SAR gabungan bersama masyarakat dan keluarga akhirnya menemukan jenazah Suwanda pada Kamis 24/7/2026 pukul 16.30 WIB di aliran Sungai Kapasuk.

Kepala Basarnas Simalungun Erikson Gultom saat dikonfirmasi Senin 3/8/2026 membenarkan penemuan tersebut.

“Di temukan tim SAR gabungan, Masyarakat dan keluarga korban. di temukan pada 24 juli jam 16:30 WIB di serahkan kepada pihak keluarga bersama unsur yang terlibat,” ujarnya.

Baca Juga  Tambang Pasir Ilegal di Dolok Panribuan di Selidiki Polisi

Erikson juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar lebih berhati-hati.

“Himbauan kepada masyarakat yang beraktifitas di sungai agar berhati-hati ketika sedang berada di pinggir sungai atau sedang memancing supaya lebih berhati-hati perhatikan perubahan air sungai dan cuaca pada saat beraktifitas di sungai supaya tidak terjadi lagi hal yang tidak kita inginkan,” sebutnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (th/NSI)