Model
Pematangsiantar

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Digelar di Terminal, Keamanan dan Fasilitas Minim Jadi Sorotan

39
×

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Digelar di Terminal, Keamanan dan Fasilitas Minim Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Ket foto : Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Digelar di Terminal

SIANTAR | DIAN24NEW.COM
Persiapan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 di Terminal Tipe A Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba terus dikebut. Agenda balap yang rencananya digelar Minggu 13/9/2026 ini menjadi event olahraga pertama setelah lama vakum di Kota Pematangsiantar.

Rapat persiapan digelar Selasa 2/9/2026 sore di lokasi, dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi. Hadir perwakilan Polresta Pematangsiantar, Racing Komite IMI, pimpinan OPD, dan panitia.

Dalam rapat, Fidelis menekankan seluruh OPD harus bersinergi. Fokus pembahasan: penambalan jalan, penerangan lampu, tenaga kesehatan, dan hal teknis lain di area terminal.

Willy P dari Komite Racing IMI menegaskan keselamatan penonton dan pembalap adalah prioritas. “Yang kita jaga itu penonton, jangan sampai ada insiden saat acara,” tuturnya.

Baca Juga  Meski Diguyur Hujan, Ribuan Buruh Siantar Tetap Semangat Peringati May Day 2026 di Lapangan Adam Malik

Pernyataan itu muncul karena lintasan di area terminal dinilai belum memenuhi standar balap profesional. Titik dan tikungan rawan masih ditinjau ulang oleh panitia bersama IMI.

Ketua Panitia Rocky Marbun meminta dukungan penuh OPD dan Polresta agar kegiatan berjalan lancar. Ia juga menekankan kegiatan harus memberdayakan masyarakat setempat. Pendaftaran peserta sudah dibuka mulai Selasa 1/9/2026.

Fakta balap digelar di terminal memicu kritik. Tidak adanya sirkuit permanen di Siantar membuat event harus “menumpang” di fasilitas umum. Hal ini dinilai rawan mengganggu aktivitas transportasi dan berisiko tinggi bagi penonton.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Kominfo Daniel RP Purba menyatakan publikasi akan dioptimalkan termasuk pemasangan baliho di sejumlah titik. Namun publik mempertanyakan, mengapa anggaran promosi ada tapi anggaran pembangunan sirkuit tetap nihil.

Baca Juga  PT Bedage Mandiri Indonesia Paparkan Konsep Smart City untuk Kota Pematangsiantar

Ketua KONI Kota Pematangsiantar Riau Alexander Siahaan menyebut event ini “gas pool” untuk pembalap dari berbagai daerah.
“Keselamatan yang utama, dan menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.

Turut hadir Kadis Pariwisata Hamzah Fansuri Damanik, Kadis Perhubungan Daniel Siregar, Kasat Intelkam AKP Hary Isdyanto, Kabag Ops AKP Salija, serta lurah dan camat setempat.

Wali Kota Cup Road Race diharapkan menghidupkan ekonomi. Tapi tanpa penataan serius, event ini berpotensi menjadi agenda seremonial yang membebani APBD untuk perbaikan dadakan, bukan investasi olahraga jangka panjang.

Jika penambalan jalan, lampu, dan pengamanan hanya dilakukan menjelang hari H, dikhawatirkan insiden tetap terjadi. Publik kini menunggu apakah Pemko benar-benar serius membina olahraga otomotif, atau hanya menjadikan road race sebagai ajang pencitraan politik sesaat. (ril/th)