SIANTAR I DIAN24NEW.com
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, mengharapkan seminar nasional yang digelar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) dapat memunculkan berbagai gagasan dan solusi yang aplikatif untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Seminar nasional ini membahas tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” serta topik “Alternatif Pembiayaan Daerah dalam Meningkatkan Investasi dan Pendapatan Daerah”.
Wesly mengapresiasi Kagama Pematangsiantar yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan seminar ini dengan topik yang sangat relevan dan aktual. Menurutnya, di tengah dinamika pembangunan dan keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, perlu mencari strategi pembiayaan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Wesly menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, akademisi, maupun masyarakat dalam mendorong investasi yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal. Namun, percepatan pertumbuhan ekonomi juga harus berjalan seiring dengan inklusivitas dan keberlanjutan.
Seminar nasional ini menghadirkan narasumber antara lain Kepala KPw BI Pematangsiantar Muqorobin, Direktur Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum Meike Kencanawulan Martawidjaja, Perencana Ahli Utama Kementerian PPN/Bappenas Sumedi Andono Mulya, serta Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Yogyakarta Mudrajat Kuncoro. Acara juga diisi dengan penyerahan cenderamata dan stola Simalungun kepada Wesly dan para narasumber, serta persembahan Tortor Sombah dari Sanggar Tari Rayantara Pematangsiantar.
Turut hadir dalam acara ini adalah Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Patar Luhur Panjaitan, Ketua Kagama Kota Pematangsiantar Toga Sehat Sihite, sejumlah pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, Pengurus Daerah Kagama Provinsi Sumatera Utara, dan lainnya.(ril/th)







