SIANTAR I DIAN24NEW.com
Wakil Walikota Pematangsiantar Herlina menjadi viral setelah mengunggah vidio di media sosial yang mengabarkan bahwa rumah dinas yang dihuni atau ditempatinya sudah dua kali kehilangan. Dan tadi pagi untuk yang kedua kalinya, burung yang ada di kandang sudah tidak ada di tempatnya lagi.
Video berdurasi 1 menit 18 detik yang diunggah melalui akun Facebook Herlina Struggle pada Kamis (4/9/2025) mendadak viral dan menjadi sorotan publik. Video tersebut sudah disukai sebanyak 586 kali, mendapat 105 komentar, serta telah 7 kali dibagikan.
Dalam video itu, Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Herlina, menyampaikan kabar mengejutkan terkait kediamannya yakni Rumah Dinas Wakil Walikota Pematamgsiantar yang berada di Jalan Maluku, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar tempat tinggalnya sekarang disatroni maling dan sudah dua kali kehilangan burung peliharaan dari kandang rumah dinas.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh teman-teman, mudah-mudahan teman-teman dalam keadaan sehat. Saya ingin mengabarkan bahwa rumah dinas sudah dua kali kehilangan. Dan tadi pagi untuk yang kedua, burung yang ada di kandang sudah tidak ada di tempatnya lagi,” ucap Herlina di awal video.
Herlina menegaskan pihaknya telah mengecek rekaman CCTV dan mengetahui siapa yang masuk ke area rumah dinas tersebut, bahkan hingga alamat pelaku. Namun, dirinya memilih untuk bersikap bijak dengan tidak menempuh jalur hukum, melainkan memberi himbauan secara terbuka.
“Saya berharap kepada siapapun yang tadi pagi mengambil kandang burung ini, mohon untuk mengembalikan. Kita tidak akan melakukan tuntutan apapun, hanya ingin teman-teman bisa mengembalikan,” ujarnya dalam video yang kini ramai diperbincangkan netizen.
Video ditutup dengan salam, menegaskan ajakan Herlina agar pelaku beritikad baik mengembalikan burung yang hilang tanpa memperpanjang masalah ke ranah hukum.
Sementara itu, Kepala Satpol-PP Kota Pematangsiantar, Plt. Farhan Zamzamy, S.H, saat dikonfirmasi Sabtu (6/9/2025), terkait video viral yang dialami rumah dinas Wakil Wali Kota Pematangsiantar, bungkam alias belum dapat dimintai keterangan. Saat awak media mencoba menghubungi melalui telepon maupun pesan WhatsApp, nomor selular yang bersangkutan tidak aktif. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban resmi dari pihak Satpol-PP.
Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Publik penasaran, apakah burung peliharaan milik Wakil Wali Kota tersebut akan dikembalikan oleh pelaku, atau justru akan menambah daftar kehilangan di rumah dinas? Kita tunggu kelanjutannya. (js/th)







