Model
Pematangsiantar

Realisasi PAD RSUD Djasamen Saragih Masih Belum Tercapai, ini Penyebab Utamanya…..

53
×

Realisasi PAD RSUD Djasamen Saragih Masih Belum Tercapai, ini Penyebab Utamanya…..

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.com

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar masih belum tercapai. Hingga Agustus 2025, realisasi PAD hanya mencapai Rp23 miliar dari target Rp36 miliar. Direktur RSUD Djasamen Saragih, dr. Aulia Sukri Sambas, mengungkapkan bahwa penyebab utama seretnya capaian PAD adalah aturan BPJS Kesehatan yang kerap berubah-ubah, Jumat (12/9/2025)

Aulia menjelaskan bahwa perubahan regulasi BPJS Kesehatan telah menyebabkan rumah sakit mengalami kerugian. Salah satu contoh adalah aturan pasien kronis yang membatasi klaim BPJS. 

“Dulu klaim bisa empat kali sebulan, sekarang cukup sekali saja karena pasien diberi obat untuk tiga bulan,” katanya. Akibatnya, rumah sakit tidak hanya mengalami kerugian biaya obat, tetapi juga kehilangan potensi pemasukan dari klaim yang menyusut drastis.

Baca Juga  Terlantar dan Kondisinya Meresahkan,  Proyek Gorong-gorong depan Masjid Al Falah Diduga Sarat Penyimpangan

Meski menghadapi tantangan tersebut, Aulia mengaku bahwa RSUD Djasamen Saragih tidak tinggal diam. Rumah sakit telah menyiapkan layanan unggulan untuk menarik pasien, salah satunya teknologi pemecahan batu ginjal yang masih jarang tersedia di rumah sakit lain. 

“Kalau kita mau bersaing dengan swasta, harus punya layanan yang beda dan dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan demikian, RSUD Djasamen Saragih berupaya meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan pendapatan, meskipun dihadapkan pada tantangan regulasi BPJS Kesehatan yang dinamis. (js)