Model
Mingguan

Jasad Lansia Hilang Sepekan Ditemukan Membusuk di Parit Gajah PTPN IV Marihat, Keluarga Tolak Autopsi

64
×

Jasad Lansia Hilang Sepekan Ditemukan Membusuk di Parit Gajah PTPN IV Marihat, Keluarga Tolak Autopsi

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Kabar duka menyelimuti keluarga besar Hermin Lasih Silalahi (78), warga Huta I Ladang Kongsi, Nagori Pamatang Silampuyang, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Lansia yang dilaporkan hilang sejak Sabtu 27 Juni 2026 itu ditemukan tidak bernyawa di dalam Parit Gajah, Blok 2022 I, Perkebunan PTPN IV Afdeling V Marihat, Sabtu 4/7/2026.

 

Jasad korban ditemukan setelah sepekan lebih keluarga dan warga melakukan pencarian.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan, penemuan bermula dari laporan warga bernama Wahyu Apriansyah, Kaur Pemerintahan Nagori Pamatang Silampuyang.

“Saksi Wahyu Apriansyah mencium bau busuk saat mengumpulkan tangkos sawit di area perkebunan. Ia langsung teringat warganya yang hilang sejak 27 Juni 2026. Setelah ditelusuri, sumber bau berasal dari dalam parit gajah, dan ditemukan sesosok mayat yang telah membusuk,” ujar AKP Verry Purba, Sabtu 4/7/2026 sekira pukul 23.30 WIB.

Baca Juga  Pelajar Hilang Ditemukan, Polsek Gunung Malela Dapat Apresiasi

Wahyu kemudian melapor kepada Gamot I Nagori Pamatang Silampuyang Ahmad Bilal, yang langsung menghubungi pihak keluarga.

Cucu korban, Saljun Berutu, datang ke lokasi dan mengenali pakaian serta tas yang digunakan jasad tersebut sebagai milik neneknya, Hermin Lasih Silalahi.

Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky Siahaan SH bersama personel dan Tim Inafis Polres Simalungun langsung ke lokasi untuk olah TKP mulai pukul 15.54 WIB. Proses olah TKP turut disaksikan Pemerintah Nagori dan Babinsa setempat.

“Personel mengamankan lokasi, mencari keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Sat Reskrim dan Tim Inafis Polres Simalungun,” jelas AKP Verry.

Usai olah TKP, jenazah dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk pemeriksaan. Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga  Rapat Pembahasan Pertanian Berbasis AI, Bupati Simalungun: Momentum Percepatan Pembangunan di Berbagai Sektor

“Pihak keluarga almarhum menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan secara resmi,” tutur AKP Verry.

Keluarga korban menyampaikan terima kasih atas kerja keras Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Gunung Malela dalam proses pencarian hingga olah TKP.

“Ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” pungkas AKP Verry.

Polres Simalungun bersama Polsek Gunung Malela turut berdukacita atas musibah yang menimpa keluarga besar Almarhumah Hermin Lasih Silalahi.

AKP Verry berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan saling menjaga, terutama terhadap anggota keluarga lanjut usia. (th)