Model
Seremonial

3.785 Lulusan SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 Resmi Ditutup, Siap Jadi Penggerak Ekonomi Desa dan Kampung Nelayan

62
×

3.785 Lulusan SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 Resmi Ditutup, Siap Jadi Penggerak Ekonomi Desa dan Kampung Nelayan

Sebarkan artikel ini
Ket foto : 3.785 Lulusan SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 Resmi Ditutup

MEDAN I DIAN24NEW.COM
Upacara penutupan Pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) TA 2026 resmi digelar di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/BB, Jumat 31/7/2026.

Upacara dipimpin Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa yang diwakili Kepala Staf Kodam I/BB Brigjend TNI Deki Santoso Pattinaya.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, M.Kn diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis, SH turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pelatihan berlangsung selama 45 hari, mulai 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Rinciannya 30 hari pelatihan bela negara dan 15 hari pelatihan manajerial.

Baca Juga  Pedagang di Pematangsiantar Mulai Pindah ke Kios Darurat Sebelum Natal

Secara nasional sebanyak 33.785 peserta dinyatakan lulus. Terdiri dari 28.626 orang KDKMP dan 5.159 orang KNMP dari total peserta aktif.

“Seluruh peserta di seluruh Indonesia, bukan hanya di Jakarta, yang sudah bisa menyelesaikan pendidikan dan latihan ini berjumlah 33.785 orang dan semuanya sudah bisa selesai dengan siap ditempatkan dan bekerja di seluruh KDKMP dan KNMP yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Pangdam I/BB membacakan sambutan Menteri Pertahanan.

Ket foto : 3.785 Lulusan SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 Resmi Ditutup

Para lulusan dipersiapkan menjadi manajer dan penggerak roda ekonomi di koperasi desa/kelurahan serta kampung nelayan di seluruh Indonesia. Masa penugasan diperkirakan kurang lebih dua tahun.

Kasdam I/BB menyampaikan para lulusan selanjutnya akan kembali ke daerah masing-masing sebelum dipanggil untuk proses penempatan. Mekanisme penempatan akan diatur oleh panitia pusat bersama Badan Pengelola BUMN.

Baca Juga  Dishub Pematangsiantar Buka Posko dan Akses Ring Road untuk Lancarkan Arus Lalu Lintas

“Diklat tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, integritas, disiplin, serta semangat bela negara,” ujarnya.

Selama pendidikan, peserta dibekali kompetensi kepemimpinan, tata kelola kelembagaan, penguatan kapasitas SDM, hingga manajemen pengelolaan koperasi dan kampung nelayan.

“Seluruh pembekalan tersebut merupakan modal penting untuk melaksanakan tugas secara profesional, akuntabel, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (ril/th)