Example 120x600
EkonomiMingguanNasionalPeristiwaPolitikRegionalSeremonialSimalungun

Petani Muara Mulia Simalungun Protes Pembangunan Irigasi, Padi Rusak Dimakan Tikus

280
×

Petani Muara Mulia Simalungun Protes Pembangunan Irigasi, Padi Rusak Dimakan Tikus

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Warga Desa Muara Mulia Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun keberatan atas pembangunan yang dibangun di saluran irigasi. Pembangunan dilaksanakan saat padi warga sedang membutuhkan air, sehingga padi rusak dan banyak dimakan tikus.

Warga Desa Muara Mulia, marga Saragih, Kamis 22/10/2026 mengatakan, pembangunan irigasi yang dilaksanakan pemborong sangat merusak padi.

“Padahal kami butuh air untuk perkembangan padi di sawah tetapi dihentikan pemborong parit irigasi karena dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia menyebut Pemerintah PSDA Provinsi membangun irigasi tetapi harus melihat dulu pola tanam petani di desa agar tidak merugikan petani.

“Kita meminta Kadis PSDA Provinsi Sumatera Utara memeriksa pemborong irigasi tersebut,” pinta Saragih.

Baca Juga  Warga Bosar Galugur Keluhkan Bantuan Beras 30 Kg Harus Beli Materai, Minta Bupati Simalungun Turun Tangan

Ketika dikonfirmasi, UPTD PSDA Provinsi Sumatera Utara Sahat Sinaga mengatakan pekerjaan itu memang dikerjakan oleh tukang pembangunan parit irigasi dan menghentikan air ke sawah petani karena kondisi sedang pembangunan.

“Mana ada rusak padi para petani disana,” ucapnya.

Sementara Kepala Desa Muara Mulia Ramses Simanjuntak mengatakan tidak mengetahui tentang pembangunan irigasi tersebut karena tidak ada pemberitahuan kepada Pemerintah Desa.

“Bah saya tidak tahu tentang pembangunan irigasi tersebut karena tidak ada pemberitahuan kepada kami. Tidak pernah berubah PSDA Provinsi itu bah karena kerakusan, seharusnya mereka memberitahukan kepada kita,” sebutnya.

Petani berharap Dinas PSDA Provinsi Sumatera Utara turun langsung mengecek kondisi sawah dan mengevaluasi waktu pelaksanaan proyek agar tidak mengulang kerugian petani. (th/NSI)