Model
EkonomiMingguanNasionalRegionalSeremonialSimalungun

Warga Raja Maligas Desak Pemkab Simalungun Perbaiki Jalan Rusak Parah

743
×

Warga Raja Maligas Desak Pemkab Simalungun Perbaiki Jalan Rusak Parah

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Warga Raja Maligas, Simalungun, protes jalan rusak parah yang sudah 15 tahun tak diperbaiki, akses utama warga terganggu

Masyarakat Desa Raja Maligas Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun meminta Pemerintah Kabupaten Simalungun perbaiki jalan rusak parah.

Masyarakat Raja Maligas Surya Bakti Dananik Kamis, (19/2/2026) mengatakan, jalan ini, sudah 15 tahun rusak parah tetapi tidak ada perbaikan jalan sehingga warga disini kewalahan untuk melintasi jalan menuju kesekolah, keluarkan hasil tani, masuk barang ke desa Desa disini akan sulit dicintai mobil dan sepeda motor. Sering kejadian lama lantas dijalan dan pernah makan korban.

Kemungkinan kami ini, bukan warga NKRI sehingga Pemkab Simalungun tidak pernah perbaiki jalan tersebut yang membuat perekonomian rakyat disini lambat.
Kita selalu bayar pajak bangunan dan kendaraan tetapi tidak ada perbaikan jalan.
Kami berbohong kepada Bupati Simalungun agar secepatnya perbaiki jalan ini, supaya kami rakyat disini tidak terbakar dari rakyat NKRI, sebutkan.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Gelar Rakor HLM TP2DD dan Evaluasi Roadmap ETPD Tahun 2026: Wujudkan Keuangan yang Iklusif

Kepala Desa Raja Maligas Santiaman Sinaga katakan, jalan itu memang cukup parah rusaknya tetapi belum ada perbaikan dari Pemkab Simalungun sampai saat ini. Semoga keluhan kita Warga Raja Maligas bisa di dengarkan Bupati Simalungun dan dilaksanakan Perbaikan jalan. Mengapa perbaikan jalan disini tidak pernah ada sudah 15 tahun rusaknya jalan.

Besar harapan kita Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Simalungun dapat memperbaiki jalan itu agar perekonomian warga bisa meningkat, ucapnya.

Ketika dikonfirmasi kepada kepala dinas PU Simalungun Hotbinson Damanik membenar jalan di Raja Maligas Rusak Parah tetapi belum kita bangun karena Inpres Perbaikan jalan belum turun ya, katanya. (***)