Model
NasionalPematangsiantarPeristiwaPolitikRegionalSeremonialTeknologiUncategorized

Gubernur Sumut Bobby dan Wali Kota Wesly Tinjau SMAN 5 Siantar, Relokasi Jadi Opsi Sengketa Lahan

157
×

Gubernur Sumut Bobby dan Wali Kota Wesly Tinjau SMAN 5 Siantar, Relokasi Jadi Opsi Sengketa Lahan

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi Wali Kota Wesly Silalahi kunjungi SMAN 5 Pematangsiantar, Jalan Medan, Kamis 16 April 2026. Kunjungan bahas langkah konkret sengketa lahan dan bangunan sekolah.

Hadir Kadisdik Sumut Alexander Sinulingga, Kacabdisdik Wilayah VI August Sinaga, Ketua Komisi E DPRD Sumut Subandi, anggota Ikhwan dan Ziyad, Sekda Junaedi Antonius Sitanggang, Kadis Kominfo Johannes Sihombing, Kabag Adbang Fidelis Edy Suranta Sembiring, Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan, Lurah Tanjung Tongah Ariahwan, dan Kepsek Rahmat Nasution.

Bobby dan Wesly tinjau kondisi sekolah, sapa guru, dan diskusi KBM. Sekolah sudah terima program Makan Bergizi Gratis.

Di depan siswa, Bobby sampaikan lahan SMAN 5 milik swasta, bukan pemerintah. Kepsek Rahmat Nasution jelaskan lahan selama ini berstatus pinjam pakai.

Baca Juga  Kabid TIK Polda Sumut Supervisi Layanan Call Center 110 di Polres Simalungun, Ajak Mayarakat Manfaatkan Fasilitas

Saat ini SMAN 5 sengketa lahan dengan PT Detis Sari Indah. MA putuskan PT DSI pemilik sah, proses PK masih jalan. MA tetapkan SMAN 5 wajib ganti rugi Rp40,7 miliar plus sewa 18 tahun Rp10 miliar.

“Relokasi opsi yang lebih efektif dan efisien, belum lagi sekolah ini terlalu dekat ke jalan raya dan juga banjir, jadi opsi relokasi paling masuk akal,” kata Bobby.

Pemprov Sumut, SMAN 5, dan Pemko cari lahan baru. Pertimbangan: jarak dari lokasi lama, luas minimal 1,1 hektare, dan aman banjir. “Satu minggu kita akan cari lahannya, kita tidak ingin anak-anak terganggu sekolahnya,” ujar Bobby.

Bobby: “Pemerintah provinsi punya program prioritas, pendidikan salah satunya. Kami coba perbaiki fasilitas dan sarana prasarana serta kesejahteraan guru SMA/SMK. SMAN 5 Siantar jadi prioritas karena ada persoalannya.” Ia tegaskan sarana tak bisa diperbaiki karena kepemilikan lahan dan bangunan bukan milik pemerintah.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Ibadah Syukur Tahun Baru Sinode GKPI 2026

Wali Kota Wesly: “Pemko belum punya aset lahan luas untuk relokasi, kecuali di Gurilla yang peruntukan TPA. Kami hanya punya beberapa aset sekitar 800 meter persegi.” Pemko perlu identifikasi lokasi dan akan gabung tim pengadaan. “Anggaran akan didiskusikan dengan provinsi.”

Kadisdik Sumut Alex Sinulingga: “Status lahan SMAN 5 masih PK. Selama 19 tahun belum dapat pembangunan karena masalah aset. Kemarin diskusi dengan kepsek terkait solusi perbaikan infrastruktur.”

Anggota DPRD Sumut Subandi dan Ikhwan Ritonga harap persoalan selesai. “Harapan kita persoalan ini selesai, dan anak-anak nyaman.” (***)