Model
Seremonial

Peringati Hari Posyandu Nasional, Ketua TP PKK Simalungun Dorong Sinergi Posyandu-RRABK Layani Anak Disabilitas

60
×

Peringati Hari Posyandu Nasional, Ketua TP PKK Simalungun Dorong Sinergi Posyandu-RRABK Layani Anak Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Ket foto : Ketua TP PKK Simalungun Dorong Sinergi Posyandu-RRABK Layani Anak Disabilitas

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua TP PKK Simalungun sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Ny. Hj Darmawati Anton Achmad Saragih kunjungi Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus di Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Rabu 6 Mei 2026.

Kedatangan Ny. Darmawati disambut Ketua Yayasan RRABK Erlina Srihawani Sinaga, pengurus, orang tua, dan anak-anak berkebutuhan khusus binaan.

Erlina apresiasi perhatian Ny. Darmawati yang hadir untuk kedua kalinya. Ia laporkan RRABK bina sekitar 500 anak, dan 57 anak disabilitas hadir ikuti kegiatan. “Kami berharap ke depannya semakin banyak perhatian dan program pemerintah yang dapat membantu pengembangan kreativitas serta karya anak-anak disabilitas agar mereka semakin mandiri dan bermanfaat,” ujar Erlina.

Baca Juga  Hari ke-3, Awaludin Nasution, Korban Hanyut di Sungai Asahan Ditemukan Meninggal

Dalam arahannya, Ny. Darmawati tegaskan tema Hari Posyandu Nasional “Posyandu Kuat, Indonesia Sehat dan Hebat” bermakna tidak ada anak tertinggal, termasuk anak berkebutuhan khusus.

“Hebat artinya tidak ada satu anak pun yang tertinggal, termasuk anak-anak istimewa kita yang membutuhkan terapi di RRABK ini,” tegasnya.

Ny. Darmawati sebut Posyandu garda terdepan pelayanan masyarakat, sementara RRABK jadi rumah kedua bagi anak berkebutuhan khusus untuk pendampingan dan terapi. Sinergi keduanya harus diperkuat.

Ia sampaikan “Tiga Kilas ABK” sebagai panduan kader Posyandu dan Dasawisma di Simalungun:
1. Kunjungi setiap Posyandu untuk deteksi dini balita yang terlambat berjalan, berbicara, maupun kurang kontak mata.
2. Laporkan data akurat lewat Form Dasawisma dan aplikasi SIPKK pada kolom Anak Berkebutuhan Khusus.
3. Rujuk anak terdeteksi ke RRABK serta dampingi orang tua hingga anak mandiri. Langkah ini bagian dari Standar Pelayanan Minimal bidang sosial dan kesehatan.

Baca Juga  BPK Gelar Exit Meeting LKPD Simalungun 2025, Bupati Anton: Tindak Lanjuti Rekomendasi dengan Cepat

Ny. Darmawati tekankan pentingnya validasi data agar bantuan pusat seperti alat bantu jalan, alat bantu dengar, hingga anggaran terapi tepat sasaran ke Simalungun.

Kepada orang tua, ia berpesan agar tidak minder atau sembunyikan kondisi anak. “Jangan malu, jangan sembunyi. Anak istimewa adalah titipan Tuhan yang harus kita muliakan bersama,” pesannya.

Kegiatan dilanjutkan penyerahan bantuan alat timbang badan, alat tensi, serta paket sembako dari Dinas Sosial Simalungun untuk dukungan operasional.

Turut hadir Ketua DWP Simalungun Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, Kadis Sosial Osnidar Marpaung, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Eva Tambunan, serta perwakilan dinas terkait. (***)