SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Nggak cuma tilang, Polri juga ngajar. Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Simalungun IPDA Yancen Hutabarat SH turun langsung ke SD Plus Raya, Jl. Sutomo, Pematang Raya, Senin 22/06/2026 pukul 07.00 WIB. Jadi Inspektur Upacara dan guru keselamatan lalu lintas sehari.
Target, tanamkan tertib berlalu lintas sejak SD. Misi: nol korban anak.
IPDA Yancen buka dengan perkenalan: “Saya IPDA Yancen, Kanit Gakkum Lantas. Hari ini berbagi ilmu biar adik-adik aman berangkat dan pulang sekolah.”
Poin edukasi yang disampaikan, pakai bahasa anak. Jalan di trotoar. Kalau nggak ada, jalan sisi kiri menghadap kendaraan. Nyebrang: berhenti, lihat kiri-kanan-kiri lagi, baru jalan kalau aman.
Pakai jalur sepeda. Patuhi rambu. Jangan boncengan 1 orang. Sepeda dicek rem dan rantai. Wajib helm.
Motor, helm SNI wajib terikat, jangan julurkan tangan/kaki. Mobil: sabuk pengaman dan tunggu berhenti sempurna baru turun.
Jangan naik di kap/bergantung di pintu. Bahaya maut.
Merah, larangan/dilarang. Kuning, peringatan/hati-hati. Biru, perintah/wajib.
Main bola, sembunyi, lari-lari di tengah jalan, nyebrang tiba-tiba, naik/turun dari kendaraan jalan. “Jalan raya bukan lapangan main,” tegasnya.
Pesan penutup: “Keselamatan tanggung jawab kita sendiri. Tertib lalu lintas, selamat sampai tujuan. Jangan ragu ingatkan teman, kakak, orang tua kalau melanggar.”
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba apresiasi: “IPDA Yancen hadir pagi-pagi jadi Irup dan edukasi anak. Ini bentuk Polri berintegritas dan humanis. Sabar mendidik anak, investasi keselamatan bangsa.”
Police Goes to School adalah program resmi Polri. Tugas anggota ke sekolah dasar-sampai menengah. Rangkaian “80 Tahun Polri Untuk Masyarakat”.
Program akan rutin jalan ke sekolah lain di wilayah hukum Polres Simalungun. Alasan: karakter dan kesadaran berlalu lintas harus dibentuk sejak kecil.
Data kecelakaan banyak korban anak karena 3 hal: nyebrang asal, nggak pakai helm, main di jalan. Edukasi 15 menit ke anak SD bisa selamatkan nyawa seumur hidup.
Harapannya, adik-adik SD Plus Raya jadi “duta keselamatan”. Pulang sekolah ingatkan orang tua pakai helm dan sabuk pengaman. (th)







