Model
SeremonialSimalungun

Police Goes to School di SD Plus Raya Simalungun: Kanit Gakkum Jadi Irup dan Ajarkan “Lihat Kiri-Kanan-Kiri” ke Adik-Adik

40
×

Police Goes to School di SD Plus Raya Simalungun: Kanit Gakkum Jadi Irup dan Ajarkan “Lihat Kiri-Kanan-Kiri” ke Adik-Adik

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Nggak cuma tilang, Polri juga ngajar. Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Simalungun IPDA Yancen Hutabarat SH turun langsung ke SD Plus Raya, Jl. Sutomo, Pematang Raya, Senin 22/06/2026 pukul 07.00 WIB. Jadi Inspektur Upacara dan guru keselamatan lalu lintas sehari.

Target, tanamkan tertib berlalu lintas sejak SD. Misi: nol korban anak.

IPDA Yancen buka dengan perkenalan: “Saya IPDA Yancen, Kanit Gakkum Lantas. Hari ini berbagi ilmu biar adik-adik aman berangkat dan pulang sekolah.”

Poin edukasi yang disampaikan, pakai bahasa anak. Jalan di trotoar. Kalau nggak ada, jalan sisi kiri menghadap kendaraan. Nyebrang: berhenti, lihat kiri-kanan-kiri lagi, baru jalan kalau aman.

Baca Juga  Polisi Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Korban Raib Rp20 Juta Berhasil Disita

Pakai jalur sepeda. Patuhi rambu. Jangan boncengan 1 orang. Sepeda dicek rem dan rantai. Wajib helm.

Motor, helm SNI wajib terikat, jangan julurkan tangan/kaki. Mobil: sabuk pengaman dan tunggu berhenti sempurna baru turun.

Jangan naik di kap/bergantung di pintu. Bahaya maut.

Merah, larangan/dilarang. Kuning, peringatan/hati-hati. Biru, perintah/wajib.

Main bola, sembunyi, lari-lari di tengah jalan, nyebrang tiba-tiba, naik/turun dari kendaraan jalan. “Jalan raya bukan lapangan main,” tegasnya.

Pesan penutup: “Keselamatan tanggung jawab kita sendiri. Tertib lalu lintas, selamat sampai tujuan. Jangan ragu ingatkan teman, kakak, orang tua kalau melanggar.”

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba apresiasi: “IPDA Yancen hadir pagi-pagi jadi Irup dan edukasi anak. Ini bentuk Polri berintegritas dan humanis. Sabar mendidik anak, investasi keselamatan bangsa.”

Baca Juga  Satresnarkoba Polres Simalungun Bongkar Jaringan Sabu Lintas Simalungun-Batubara, 245 Gram Disita

Police Goes to School adalah program resmi Polri. Tugas anggota ke sekolah dasar-sampai menengah. Rangkaian “80 Tahun Polri Untuk Masyarakat”.

Program akan rutin jalan ke sekolah lain di wilayah hukum Polres Simalungun. Alasan: karakter dan kesadaran berlalu lintas harus dibentuk sejak kecil.

Data kecelakaan banyak korban anak karena 3 hal: nyebrang asal, nggak pakai helm, main di jalan. Edukasi 15 menit ke anak SD bisa selamatkan nyawa seumur hidup.

Harapannya, adik-adik SD Plus Raya jadi “duta keselamatan”. Pulang sekolah ingatkan orang tua pakai helm dan sabuk pengaman. (th)