Model
SeremonialSimalungun

Bupati Anton Saragih Luncurkan SIMARATUR, Digitalisasi Aparatur Nagori Simalungun Dimulai

132
×

Bupati Anton Saragih Luncurkan SIMARATUR, Digitalisasi Aparatur Nagori Simalungun Dimulai

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Pemerintah Kabupaten Pemkab Simalungun resmi melangkah memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital. Langkah tersebut ditandai dengan peluncuran Aplikasi SIMARATUR Sistem Informasi Manajemen Aparatur Nagori oleh Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Pamatang Raya, Rabu 16/9/2026.

Mengusung tema “Digitalisasi Aparatur Nagori, Semakin Teratur”, aplikasi ini lahir dari gagasan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori DPMPN Simalungun.

Kegiatan dihadiri Sekda Mixnon Andreas Simamora, para pimpinan perangkat daerah, seluruh Camat, pimpinan BRI, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, para Pangulu se-Kabupaten Simalungun, insan pers, serta tim pengembang.

Kadis DPMPN Eliyanto Purba menjelaskan SIMARATUR dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data dan administrasi aparatur nagori, mulai dari pengangkatan, mutasi, pemberhentian, hingga pemantauan dan penyediaan data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Dukung Investasi Triliunan Cable Car Danau Toba, 60 Ha BPHTB Digratiskan

Selama ini pengelolaan masih manual dan belum terhubung.

“SIMARATUR diharapkan menjadi instrumen untuk membangun tata kelola aparatur nagori yang terintegrasi, transparan, akuntabel, efektif, efisien, dan berbasis data,” ujar Eliyanto.

Dalam arahannya, Bupati Anton menegaskan prinsip dasar tata kelola yang baik adalah akurasi data.

“Data dulu, baru informasi. Kalau datanya belum pasti, informasi yang disampaikan bisa menimbulkan salah paham,” tegas Bupati.

Ia mengingatkan transformasi digital jangan hanya jadi pesta seremonial.

“Perubahan jangan hanya menjadi pesta, jangan berhenti pada launching. Perubahan harus kita jalankan bersama-sama dengan akhlak, integritas, ketelitian, dan hati nurani,” pesannya.

Lebih lanjut Bupati menekankan kecanggihan sistem harus diiringi kejujuran penggunanya.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Apresiasi PMKRI, Ajak Jaga Sinergi dan Kolaboras

“Kesalahan sistem dapat diperbaiki, tetapi pelanggaran adalah persoalan yang berbeda. Bekerjalah dengan hati nurani. Apa yang kita pikirkan, kita ucapkan, dan kita kerjakan harus sejalan,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati secara resmi meluncurkan SIMARATUR sekaligus menandatangani dimulainya implementasi di seluruh wilayah Simalungun.

Peluncuran SIMARATUR menjadi manuver politik digital Pemkab Simalungun untuk membenahi birokrasi tingkat nagori. Dengan data aparatur yang teratur, terbuka, dan akuntabel, pemerintah menargetkan pelayanan publik di 424 nagori se-Simalungun semakin cepat, transparan, dan bebas dari praktik manipulasi data kepegawaian. (ril/th)