Example 120x600
NasionalPeristiwaRegionalSeremonialSimalungun

Pria 56 Tahun Ditemukan Meninggal, Posisi Jongkok Bersandar Dibawah Pohon Kelapa

125
×

Pria 56 Tahun Ditemukan Meninggal, Posisi Jongkok Bersandar Dibawah Pohon Kelapa

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Tim Inafis Polres Simalungun bersama Polsek Tanah Jawa melaksanakan olah tempat kejadian perkara TKP atas penemuan mayat seorang pria bernama Marihot Siagian 56 di Huta Jawa Maraja I, Nagori Jawa Maraja, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Senin 19/10/2026. Polisi memastikan peristiwa ini non-pidana.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Selasa 20/10/2026, menjelaskan bahwa penanganan ini merupakan wujud pelayanan profesional Polri.

Korban merupakan laki-laki beragama Kristen berprofesi wiraswasta, beralamat di Dusun 10, Desa Sei Beluru, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan. Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh warga bernama Ifah Susila.

“Saksi melihat korban dalam posisi jongkok bersandar di bawah pohon kelapa dan diduga sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemko Siantar Gelar Rapat Penetapan Kriteria Calon Penerima BLT - DBH-CHT TA 2025

Ifah Susila lalu memberi tahu Riadi Jahrot, warga yang selama beberapa hari merawat korban di rumahnya. Bersama Datu Manurung dan Iswanto, Riadi mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Dari keterangan saksi, kejadian bermula pada Jumat 16/10/2026. Saat itu korban mengendarai sepeda motor seorang diri di jalan jurusan Tanah Jawa–Jawa Maraja Bah Jambi, tepatnya di Huta Tanjung Maraja I, Nagori Tanjung Maraja.

“Korban mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak bagian belakang truk Colt Diesel yang sedang parkir,” kata AKP Verry Purba.

Usai kecelakaan, korban dibawa ke Puskesmas Jawa Maraja Bah Jambi. Petugas medis memeriksa korban dengan tekanan darah 100/70 mmHg. Korban mengalami sejumlah luka robek di tangan, kening, dan pipi. Petugas membersihkan luka, menjahitnya, dan memberikan obat.

Baca Juga  Kapolsek Tanah Jawa Perkuat Sinergi dengan Media, Jaga Kondusivitas Wilayah

Karena tidak memiliki rumah maupun keluarga di Nagori Jawa Maraja, korban dirawat Riadi Jahrot. Menurut keterangan Riadi, korban kerap mengeluh sakit perut dan tidak rutin minum obat karena selalu muntah.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Kapolsek Tanah Jawa Kompol B. Manurung, S.H. bersama personel dan Tim Inafis tiba di lokasi. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk pemeriksaan luar visum et repertum.

“Dari hasil pemeriksaan ditemukan patah tulang iga kiri disertai memar dan lecet pada dada sisi kiri, serta kaku mayat,” ungkap AKP Verry Purba.

Berdasarkan olah TKP dan visum luar, polisi menyimpulkan penyebab kematian diduga kuat adalah pendarahan hebat pada rongga dada akibat patah tulang iga kiri pasca kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Pria di Siantar Tewas Dikeroyok, Kanit Reskrim Ipda Lizar : "Iya, Sudah Dibawa ke RS Tebing Tinggi Untuk Autopsy

“Peristiwa ini kami pastikan non-pidana,” tegasnya. (ril/th)