SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Warga Desa Silakidir Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun bergotong royong membersihkan parit di pinggir aspal yang kondisinya rusak parah, Selasa 28/10/2026.
Ketua Maujana Desa Silakidir marga Situmorang mengatakan gotong royong dilaksanakan sesuai perintah Camat Huta Bayu Raja karena ada informasi jalan rusak akan diperbaiki.
“Kita bergotong royong sesuai perintah Camat Huta Bayu Raja karena ada informasi jalan rusak ini akan diperbaiki sehingga kita warga melaksanakan gotong royong. Apapun yang bisa masyarakat laksanakan dalam pembersihan parit yang di pinggir aspal jalan. Semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun dapat memperbaiki jalan yang sudah rusak parah apalagi terkhusus di tempat desa ini,” ucapnya.
Kepala Desa Silakidir H Marpaung mengatakan gotong royong dilakukan karena parit pinggir aspal sudah mampet dan kotor sehingga perlu dibersihkan agar air bisa mengalir lancar.
“Kita adakan gotong royong karena kita juga sudah melihat parit pinggir aspal sudah mampet dan kotor sehingga kita laksanakan gotong royong agar air yang di parit bisa berjalan lancar. Kita sebagai kepala desa harus secepatnya turun karena jalan aspal sudah rusak berat yang sudah mengganggu aktivitas masyarakat yang melintasi jalan Kecamatan Huta Bayu Raja ini,” katanya.
Ia memohon kepada Bupati Simalungun untuk segera memperbaiki jalan yang disebut sudah rusak parah selama 25 tahun tidak diperbaiki.
“Kita memohon kepada Bupati Simalungun untuk secepatnya memperbaiki jalan aspal yang sudah rusak parah selama 25 tahun tidak ada diperbaiki,” sebutnya.
Camat Huta Bayu Raja Sarti Manik mengatakan pihaknya sudah menyampaikan kepada empat desa yang berdomisili dekat jalan aspal rusak berat. Bahkan material padas sudah turun ke Jalan Desa Silakidir untuk perbaikan.
“Kita sudah sampaikan kepada empat desa yang berdomisili dekat jalan aspal yang rusak berat. Dan bahan baru padas sudah turun ke jalan Desa Silakidir untuk perbaiki jalan,” katanya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun akan memperbaiki jalan rusak parah tersebut dari instansi bencana alam, mengingat hari Natal dan Tahun Baru yang sudah dekat agar pelintas dapat melintasi jalan menuju kediaman masing-masing.
“Kita bermohon kepada warga agar bersabar dan berhati-hati dalam melintasi jalan aspal yang sudah rusak parah itu,” kata Sarti Manik. (th/NSI)








