Model
Kebudayaan

Herlina Hadiri Majelis Tauhid PPALC-YAI, Serahkan Santunan kepada Jamaah Lansia 

158
×

Herlina Hadiri Majelis Tauhid PPALC-YAI, Serahkan Santunan kepada Jamaah Lansia 

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.com

Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina menghadiri Majelis Tauhid yang digelar Pola Pertolongan Allah Learning Center-Yayasan Abulyatama Indonesia (PPALC-YAI) Pematangsiantar, di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Sabtu (19/07/2025).

Herlina yang mengikuti kajian hingga akhir, dalam kesempatan tersebut menyerahkan santunan kepada sejumlah jamaah lanjut usia (lansia), yang berusia 70-85 tahun. Pengajian tersebut menghadirkan pembicara trainer PPALC-YAI Ustadz Ahsani Abu Salsa, dengan tema “Maaf Ya Allah, Ibadahku tak Sehebat Permintaanku”

Dalam sambutannya di acara yang didominasi kaum perempuan itu, Herlina mengaku baru kali ini mengikuti pengajian yang dilaksanakan PPALC-YAI. Menurut Herlina, kehadirannya di pengajian tersebut sebagai salah satu bukti kasih sayang Allah SWT kepadanya.

Baca Juga  Tuan Guru Batak Serambi Babussalam Simalungun Berbagi Kesan Setelah Umrah, Ziarah Wali dan Silaturrahmi 

“Allah SWT sayang kepada saya, sehingga saya bisa hadir di acara yang luar biasa ini,” kata Herlina, seraya menambahkan pengajian yang digelar PPALC-YAI senantiasa dihadiri jamaah yang sangat ramai, bahkan hingga membludak.

“Kemudahan langkah yang diberikan Allah untuk hadir ke sini, Insya Allah menjadi kemudahan kita berada di jalan-Nya,” tukas Herlina.

Masih kata Herlina, Pemko Pematangsiantar mendukung dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ke depan, kata Herlina, semoga acara pengajian PPALC-YAI bisa dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) di lantai 4 Suzuya Merdeka Mal.

“Di GOR lebih luas. Semoga kita bisa hadirkan yang lebih dari sini,” sebutnya.

Herlina berharap jamaah pengajian mendapatkan keberkahan serta tetap semangat mendengarkan kajian di mana pun, terutama di PPALC-YAI.  

Baca Juga  MTQN ke-55 Siantar Utara Resmi Dibuka, Jadi Ajang Perekat Toleransi

“Ketika mendapat ilmu, yang paling penting adalah penerapannya di kehidupan sehari-hari,” harap Herlina.

Di penghujung acara, Herlina menyerahkan santunan kepada jamaah lansia yang berusia 70-85 tahun. Menurut Herlina, para jamaah lansia telah memberikan inspirasi untuk tetap belajar.

Sebelumnya, mewakili panitia Siti Umroh mengatakan, pengajian fokus kembali ke Allah, mengembalikan Allah ke hatinya.

“Kita hadirkan trainer. Kita merindukan bersama-sama di Padang Mahsyar. Kita saling mengasihi karena Allah. Yakin Allah mengumpulkan kita,” katanya. 

Walau jamaah tidak terlalu mengenal, lanjutnya, Allah yang menyatukan dalam kasih sayang.

“Kelak kita akan berkumpul di surga-Nya Allah,” sebutnya.

Siti Umroh mengajak untuk memperbanyak sholawat agar tumbuh cinta di hati dan mudah menegakkan agama Islam dengan sebenar-benarnya. Sehingga terwujud masyarakat Islam sebenar-benarnya. 

Baca Juga  Kapolda Sumut Serahkan Sapi Kurban 600 Kg ke Persulukan Serambi Babussalam Simalungun

“Semoga wasilah yang dihadirkan akan Allah kuatkan kita di jalan-Nya dan kita bergandengan tangan menegakkan Islam,” pungkasnya. (ril/th)