Model
Pematangsiantar

Polsek Siantar Barat Mediasi Kasus Penganiayaan, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

47
×

Polsek Siantar Barat Mediasi Kasus Penganiayaan, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.com 

Dalam rangka menjaga konduaifitas dan keamanan masyarakat di wilayah hukumnya, jajaran kepolisian terus melakukan berbagai upaya preventif, salah satunya melalui problem solving. 

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas BRIPKA Agus R dan BRIPKA Irwan Surya Darma bersama piket jaga, yang memediasi kasus Penganiayaan (pemukulan) antara dua warga binaannya.

Walau sempat memanas, penganiyaan di Jalan Singosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, akhirnya berakhir dengan jalan damai. Polsek Siantar Barat, lewat peran aktif Bhabinkamtibmas, berhasil mempertemukan kedua belah pihak untuk bermusyawarah, Sabtu (23/8/2025) sore.

Siang harinya, DA (28) merasa dipukul oleh WOW (31), yang juga sama-sama warga Kelurahan Bantan. Tidak terima dengan kejadian itu, DA melapor ke Polsek Siantar Barat. Namun bukannya berlanjut panjang, persoalan ini justru berujung pada titik temu.

Baca Juga  Belum Terealisasi Sampai Sekarang, Pembongkaran 18 Bangunan di Samping dan Belakang eks GOR Jalan Merdeka, Menunggu ini!

Bhabinkamtibmas BRIPKA Agus R dan BRIPKA Irwan Surya Darma bersama piket jaga mendampingi keduanya duduk semeja. Awalnya tegang, namun perlahan suasana mencair. Kata demi kata terucap, hingga akhirnya DA dan WOW saling memaafkan, bahkan berpelukan sebagai tanda perdamaian.

“Kesalahan bisa terjadi, tapi kami tidak ingin permusuhan. Demi keluarga dan lingkungan, saya ikhlas memaafkan,” ucap DA usai menandatangani surat perdamaian bermaterai.

Sementara WOW mengakui kekhilafannya dan berharap kejadian serupa tidak terulang. “Saya menyesal, dan terima kasih sudah diberi kesempatan untuk memperbaiki. Semoga hubungan kami bisa kembali baik seperti semula,” ujarnya.

Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja Kaya Holoho SH. MH menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mediasi tersebut.

Baca Juga  DPRD Pematangsiantar Soroti Pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih

“Kami bersyukur kedua pihak telah sepakat berdamai. Inilah bukti bahwa musyawarah lebih indah daripada pertikaian,” katanya.

Bhabinkamtibmas juga menitipkan pesan agar warga tetap hidup rukun, menjaga silaturahmi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Kini, masalah yang sempat menimbulkan keresahan itu telah berakhir dengan kehangatan. Perselisihan berganti pelukan damai, meninggalkan pesan bahwa memaafkan selalu lebih mulia daripada mempertahankan amarah. (th/jh)