SIANTAR I DIAN24NEW.com
Memasuki November 2025, Dinas Sosial Kota Pematangsiantar memastikan sebanyak enam jenis bantuan sosial kembali disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi menjelang akhir tahun.
Berikut rincian program bantuan sosial yang akan dicairkan di Kota Pematangsiantar:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Jumlah penerima manfaat: 7.789 keluarga.
Penyaluran dilakukan langsung oleh pemerintah pusat melalui bank penyalur, dan dapat diakses melalui aplikasi web Siks.kemensos.go.id (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).
(Keterangan disampaikan oleh Koordinator PKH Kota Pematangsiantar, Rudi Hartono diruangkerjanya.)
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Jumlah penerima: 9.774 KPM, dengan nilai bantuan Rp200.000 per bulan berdasarkan data bulan September 2025.
3. Program Beras 10 Kg
Setiap penerima menerima bantuan setara Rp200.000 per triwulan, untuk data penerima disalurkan melalui Bulog Kota Pematangsiantar.
4. BLT Kesra Mitigasi Risiko Pangan
Disalurkan untuk periode Oktober–Desember 2025 sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, dengan total 14.391 penerima manfaat.
5. Bantuan untuk Anak Sekolah
Disalurkan per semester per siswa, dengan data penerima dikelola oleh Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar.
6. Bantuan bagi Lansia dan Penyandang Disabilitas
Total penerima: 86 orang, terdiri atas:
41 orang menerima makanan dua kali sehari yang diantarkan langsung ke rumah oleh Pokmas pengelola Balai Sentral perwakilan Kemensos.
38 orang menerima bantuan bahan pangan dan nutrisi.
2 penerima mendapatkan tongkat kesehatan.
2 penerima memperoleh kursi roda.
3 penerima menerima bantuan kemitraan usaha.
Keterangan mengenai bantuan nomor 2 hingga 6 disampaikan oleh Plt Kadis Sosial Risbon Sinaga, melalui Koordinator TKSK Kota Pematangsiantar Armansyah Nasution, Rabu (05/11/2025) di ruang kerjanya.
“Melalui berbagai program ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap mendapatkan perlindungan sosial dan bantuan yang tepat sasaran,” ujar Armansyah.
Ia menambahkan, Dinas Sosial akan terus melakukan pemutakhiran data agar seluruh program bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan. (***)







