SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Warga Perumahan Asido 7 minta Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi perhatikan kondisi perumahan yang rawan banjir dan jalan rusak
Warga sebut marketing Perumahan Asido tawarkan rumah dengan janji bebas banjir, jalan mulus, dan dijamin nyaman. Faktanya, setiap hujan turun air masuk ke rumah setinggi pinggang orang dewasa. Jalan perumahan juga dibiarkan rusak dan tidak diaspal.
“Semua hanya pembohong. Warga yang tinggal di Asido 7 menyesal beli rumah itu,” kata salah satu warga, Rabu (22/4/2026), ditemui di Jalan Demokrasi Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar
Warga mengaku sudah sering lapor ke pemilik properti bernama Pardede soal banjir dan jalan rusak. Namun laporan tidak direspons. Pemilik properti disebut menjawab bahwa banjir adalah bencana alam.
Warga menilai pengembang hanya pikirkan keuntungan tanpa pedulikan kelayakan hunian. Mereka sebut rumah yang dijual tidak layak huni dan pemilik sudah bisa dilaporkan.
Warga minta Pemko Pematangsiantar evaluasi izin pembangunan perumahan. “Pemerintah harus benar-benar lihat situasi dan kondisi tata ruang sebelum beri izin. Jangan asal kasih izin hanya karena uang,” ujar warga.
Warga Asido 7 mengaku trauma tinggal di perumahan itu, terutama saat hujan. Mereka khawatir terhadap keselamatan anak-anak karena banjir rutin terjadi. (***)







