Model
InternasionalNasionalPematangsiantarPeristiwaPolitikRegionalSeremonial

Pematangsiantar Darurat Narkoba! Anggota DPRD: “Zona Merah, ASN dan Pelajar Terlibat!”

488
×

Pematangsiantar Darurat Narkoba! Anggota DPRD: “Zona Merah, ASN dan Pelajar Terlibat!”

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.com
NARKOBA MENGANCAM!. Patar Luhut Panjaitan, anggota Dewan Pematangsiantar, ungkap situasi darurat.

Di tengah gencarnya program pemerintah meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan, ancaman lain justru semakin menonjol penyalahgunaan narkoba. Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Patar Luhut Panjaitan, mengungkapkan situasi darurat ini saat ditemui di ruang Komisi I, dan menyampaikannya langsung kepada Dian24new, Kamis (04/12/2025) sore.

“Bayangkan saja, zona penyalahgunaan narkoba sekarang sudah merah, bahkan mendekati hitam,” ujar Patar dengan tegas.

Peringatan itu merujuk pada hasil tes urine yang baru-baru ini digelar, di mana sejumlah pelajar dinyatakan positif menggunakan narkoba. Tidak hanya pelajar, enam ASN Pemko Pematangsiantar juga terdeteksi positif dalam pemeriksaan yang sama.

Baca Juga  Pematangsiantar Krisis BBM! Antrean Motor Mengular, Pertalite Pun Habis, Warga Pusing!

“Ini membuktikan bahwa narkoba bukan hanya merusak dunia pendidikan, tetapi juga sudah masuk ke lingkungan aparatur negara. Situasinya sudah sangat mengkhawatirkan,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemko Pematangsiantar bersama Kesbangpol dan Badan Narkotika terus menggencarkan tes urine rutin. Program ini menjadi bagian dari visi-misi wali kota untuk memperkuat dunia pendidikan serta menekan penyalahgunaan narkoba yang berpotensi merusak generasi muda.

“Pemeriksaan urine secara berkala ini merupakan langkah nyata pemerintah. Kita tidak ingin masa depan anak-anak kita hancur karena narkoba,” tambah Patar.

Tidak hanya itu, Patar juga mendorong pengawasan berbasis masyarakat. Ia berencana menggandeng berbagai pihak untuk membentuk pos siskamling khusus anti-narkoba di setiap kelurahan, sebagai tameng awal mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Baca Juga  Pembelian Rumah Singgah Eks Covid-19 Rp14 Miliar di Soroti DPRD Pematangsiantar, "Banyak Kejanggalan"

“Kita harus memerangi narkoba bersama-sama. Jika melihat aktivitas atau tempat yang mencurigakan, segera laporkan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga, terlebih maraknya pelajar yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

“Orang tua harus ikut menjaga. Tolong arahkan anak-anak pulang sebelum jam 10 malam dan jangan biarkan mereka menginap sembarangan,” pesannya.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga diharapkan dapat membawa Pematangsiantar keluar dari zona merah narkoba dan kembali menjadi kota yang aman bagi generasi muda. (***)