SIMALUNGUN – DIAN24NEW
Jalan provinsi di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) menuju Kisaran Kabupaten Asahan, Sumut, terancam putus. Belum ada tanda-tanda diperbaiki membuat pengguna jalan was-was takut terperosok ke jurang.
Pengamatan wartawan, Minggu (27/11/2022), terdapat empat titik longsor di Kabupaten Simalungun, yakni di kilometer 6-7 (Pematang Siantar-Tanah Jawa), kemudian Nagori Marubunjaya di perbatasan Kelurahan Tanah Jawa dan Nagori Tanjung pasir, Kecamatan Tanah Jawa.
Selanjutnya di batas Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa dengan Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan. Sedangkan di Kabupaten Asahan, tiga titik longsor berada di Desa Huta Padang, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.
Badan jalan yang longsor di Nagori Marubun Jaya sudah dua tahun lebih, namun belum ada tanda-tanda diperbaiki. Sedangkan di perbatasan Nagori Tanjung Pasir dan Kelurahan Tanah Jawa serta batas Nagori Tanjung Pasir dan Jawa Tongah terjadi tahun lalu. Begitu juga di Kabupaten Asahan, sudah longsor sejak tahun lalu. Untuk mengantisipasi kecelakaan, warga setempat memandu setiap kendaraan yang melintas dan melakukan buka tutup jalan.
Sahat Silalahi warga Desa Huta Padang kepada wartawan mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi tahun lalu. Anehnya jalan penghubung antar kabupaten itu tak juga diperbaiki.
Sementara Binsar Samosir pengemudi truk yang ditemui wartawan di Nagori Jawa Tongah mengatakan, para pengemudi sudah merasa resah akibat amblasnya badan jalan itu.
Kami harus ekstra hati-hati untuk melintasinya agar tidak terperosok. Hal ini sudah lebih dari setahun. Meski demikian belum ada tanda-tanda pemerintah memperbaiki jalan tersebut,” ujarnya. (red)










