SAMOSIR I DIAN24NEWCOM
Pemkab Samosir gelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Tanah Lapang Pangururan, Jumat 2 Mei 2026.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir Forkopimda, jajaran pejabat Pemkab Samosir, TNI/Polri, ASN, pelajar, dan tenaga pendidik.
Peringatan Hardiknas tahun ini tampil sarat makna. Seluruh peserta upacara mengenakan ulos, kain tenun khas Batak, sebagai simbol penghormatan terhadap budaya dan kearifan lokal Samosir. Pimpinan OPD tampak kenakan ulos lengkap dengan sor tali dan sortopi.

Wabup Ariston bacakan pidato Mendikdasmen Abdul Mu’ti yang tegaskan Hardiknas momentum refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional. Disebutkan, pendidikan pada hakikatnya proses memanusiakan manusia, menumbuhkan potensi, membangun karakter, serta memuliakan martabat manusia. Nilai itu sejalan dengan ajaran Ki Hajar Dewantara melalui sistem among: asah, asih, dan asuh.
Menteri sampaikan pemerintah dorong peningkatan kualitas pendidikan lewat Pembelajaran Mendalam serta lima kebijakan strategis: pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan literasi dan numerasi, hingga perluasan akses pendidikan inklusif dan merata.

Wabup tegaskan Pemkab Samosir dukung penuh arah kebijakan nasional dan komitmen tingkatkan mutu pendidikan daerah. “Pendidikan adalah investasi masa depan. Karena itu, seluruh elemen harus bersinergi agar anak-anak Samosir memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berakar pada budaya lokal,” ujar Ariston.
Di sektor pendidikan, Pemkab Samosir alokasikan anggaran beasiswa mulai sekolah dasar sampai perguruan tinggi serta bagi siswa kurang mampu.

Melalui Hardiknas 2026, Pemkab Samosir ajak masyarakat perkuat kolaborasi sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah wujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia cerdas, maju, dan bermartabat. (***)







