Model
Simalungun

Rusak Pipa Air Warga Talut Kondot, Pengerjaan Proyek SPAM di Tapian Dolok – Panombean Panei Tuai Protes

57
×

Rusak Pipa Air Warga Talut Kondot, Pengerjaan Proyek SPAM di Tapian Dolok – Panombean Panei Tuai Protes

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – DIAN24NEW

Sejumlah warga yang bermukim di Nagori Talun Kondot, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), merasa keberatan terhadap pengerjaan Saluran Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun di Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok.

Warga protes karena menurut mereka, pengerjaan SPAM di Nagori Dolok Maraja itu, telah merusak pipa yang mengalirkan air ke rumah-rumah mereka di Talun Kondot.

Rano Hutasoit, salah seorang dari warga setempat mengatakan, mereka sebenarnya senang dengan pembangunan SPAM itu, karena bertujuan untuk masyarakat.

Namun, lanjut Rano, warga merasa keberatan, kenapa pembangunan proyek SPAM tersebut seakan telah menyusahkan masyarakat lain. Hal itu tergambar dari aliran air pegunungan yang dulunya lancar ke rumah-rumah warga saat ini sudah tersendat dan bahkan tidak mengalir lagi.

Baca Juga  Pemkab Simalungun Gelar Ibadah Bersama untuk ASN, Pengajian untuk Muslim dan Ibadah Kristen Oikumene 

“Air itu sumbernya dari gunung. Lebih dahulu masyarakat menggunakannya, sudah puluhan tahun dibangun di situ. Kemudian belakangan ini sekitar 2 atau 3 bulan lalu adalah proyek baru dengan mata air yang sama di Kecamatan Panombeian Pane,” katanya kepada wartawan, Kamis (26/10/2023).

“Diambil lah air dari situ. Diambil karena banyak sisa airnya. Persoalannya, proyek baru itu tidak ada koordinasi. Seharusnya, ditanya dulu, di mana saja pipa yang mengalirkan air ke rumah warga, biar tidak tercangkul. Ini main kerjakan saja dan otomatis ada pipa yang rusak tercangkul,” keluh Rano.

Menurut Rano, proyek SPAM yang dibangun di Tapian Dolok tersebut mengambil sumber air dari Panombeian Panei.

Baca Juga  Polres Simalungun Ungkap Kasus Penganiayaan Bersenjata Tajam di Kecamatan Purba

“Kalau aslinya, itu sumber mata airnya langsung dari Banuraya. Kawasan hutannya itu, jadi sama-sama ngambil air dari situ lah,” ujarnya lagi.

Terpisah, Kepala Dinas PUTR Pemkab Simalungun, Hotbinson Damanik ketika dikonfrimasi mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan terhadap proyek SPAM tersebut.

“Segera kita cek kebenarannya pak,” ujar Hotbinson Damanik ketika dihubungi wartawan, Kamis (26/10/2023).

Hotbinson menegaskan, jika memang ada kerusakan akibat pengerjaan proyek SPAM tersebut, pihaknya juga akan memerintahkan kontraktor untuk memperbaikinya.

“Kalau memang pipa air mereka bermasalah karena pekerjaan SPAM itu maka kontraktornya akan segera kita perintahkan untuk memperbaikinya,” pungkasnya. (mstr)

 

 

Editor.      :  Taman Haloho