Model
EkonomiInternasionalMingguanNasionalPematangsiantarPeristiwaPolitikRegional

Perang di Timur Tengah Berimbas ke Pematangsiantar, Antrean BBM Mengular

300
×

Perang di Timur Tengah Berimbas ke Pematangsiantar, Antrean BBM Mengular

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Perang di Timur Tengah mulai berimbas ke Kota Pematangsiantar, antrean kendaraan untuk membeli BBM di sejumlah SPBU sudah mulai mengular.

Perang yang terjadi di Timur Tengah rupanya telah berimbas hingga ke Kota Pematangsiantar, Jumat 6 Maret 2026.

Hal itu terlihat dari sejumlah antrean kendaraan roda dua maupun empat untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU Kota Pematangsiantar sudah mulai mengular.

Pantauan di beberapa lokasi SPBU antrean sudah ada yang mencapai ratusan meter hingga 1 km.

Warga Siantar, Rudi Simbolon merasa khawatir kejadian BBM langka yang terjadi di akhir November 2025 yang lalu sudah membuat dia trauma, apalagi kejadian serupa kemungkinan terjadi lagi.

Baca Juga  Larangan Bus AKDP dan AKAP di Pematangsiantar Belum Berjalan Maksimal,, "Masih Ada yang Turunkan Penumpang!"

“Takutnya gara-gara panik buying ini nantinya BBM eceran pertalite bisa sampai 15 ribu per liter, kita sudah merasakan tahun kemarin, apakah akan seperti itu lagi? Antri jam 7 pagi baru dapat minyak jam 10 pagi?,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Nesly, kelangkaan BBM ini bisa berimbas ke bahan pokok yang di jual di pasar.

“Bahan pokok menjelang lebaran saja sudah naik, kalau ditambah lagi dengan kelangkaan BBM, bisa jadi bahan pokok naik hingga 2 kali lipat,” katanya.

Nesly meminta pemerintah Kota Pematangsiantar agar segera bergerak cepat sebelum harga bahan pokok naik drastis karena keadaan saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Herbert Aruan belum memberikan jawaban terkait langkah-langkah apa yang akan dilakukan terkait kejadian saat ini. (***)