SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis Kabupaten Simalungun pantau dan cek tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kecamatan Raya, Rabu 22 April 2026. Dapur yang ditinjau: SPPG Bahapal Raya, SPPG Yayasan Karya Pangan Bergizi, dan SPPG Yayasan DS Cikoko.
Kegiatan dipimpin Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga selaku Ketua Satgas MBG. Tim meninjau proses pengolahan, bahan baku, fasilitas, dan sistem pendukung operasional. Tiga dapur layani penerima manfaat, sebagian besar anak usia sekolah.
Secara umum program berjalan baik. Namun Satgas catat beberapa hal perlu perbaikan. Sistem kelola limbah belum penuhi standar. Limbah olahan masih mengandung endapan lemak di kolam penampungan dan belum layak dialirkan ke saluran umum. Hal ini berisiko pada kebersihan lingkungan dan kesehatan warga sekitar.
Tim temukan kerusakan water heater untuk pencucian peralatan. Penataan tabung gas untuk pemanasan air dan memasak juga belum rapi dan belum penuhi standar keamanan.
Terkait bahan baku, pengelola dapur sampaikan kendala pasokan ikan laut segar. Jarak distribusi jauh berisiko turunkan kualitas selama pengiriman. Sementara pengelola pakai ikan beku sebagai alternatif.
Ketua Satgas Benny Gusman Sinaga minta pengelola segera benahi temuan. “Dari hasil kunjungan kami ke tiga dapur ini, masih ada beberapa hal yang perlu segera dibenahi, terutama yang berkaitan dengan sistem saluran pembuangan limbah dan tahapan persiapan sebelum makanan didistribusikan. Yang paling utama adalah kualitas serta kebersihan makanan harus tetap terjaga,” tegasnya.
Satgas lanjutkan kunjungan ke SD Negeri No. 095157 dan SD Negeri 091316 Pematang Raya. Siswa sampaikan makanan enak dan selalu habis. Tanggapan ini jadi catatan baik atas cita rasa dan penyajian.
Wakil Bupati minta guru dan pengelola sekolah segera sampaikan keluhan atau saran terkait layanan dapur SPPG agar ditindaklanjuti.
Pemkab Simalungun tegaskan komitmen lakukan pengawasan rutin dan tingkatkan kualitas program. Tujuannya agar setiap porsi makanan penuhi standar gizi, terjamin kebersihan, dan aman dikonsumsi untuk dukung kesejahteraan masyarakat. (***)







