SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Politik kebudayaan naik panggung. Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dan Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi hadir di “Konser Bertabur Bintang” DPD PASU Kota Siantar, Minggu 21/06/2026 malam di Gedung Hall Universitas HKBP Nommensen, Jl Sang Naualuh Damanik.
Wesly buka sambutan dengan apresiasi: “Acara ini bukan hanya hiburan. Ini wadah pererat persatuan, kembangkan kreativitas,lestarikan seni budaya daerah.”
Wesly tegas: seni punya peran penting bangun masyarakat berbudaya, harmonis, kreatif. Lewat konser ini dia harap seniman Siantar terus berkarya dan jadi bagian pembangunan kota Cerdas, Sehat, Kreatif, Selaras.
“Pemko senantiasa dukung kegiatan positif yang tingkatkan SDM, perkuat kebersamaan, dan promosikan potensi daerah. Semoga semangat persaudaraan dan cinta seni budaya makin tumbuh,” ujarnya.
Politik pesannya: pemerintah tidak cuma urus infrastruktur. Ekonomi kreatif dan seni pertunjukan masuk agenda. Seniman = mitra pembangunan.
Ketua Umum DPP PASU Siska Herly Juliana Sianturi dan Ketua DPD PASU Siantar Agus Sihotang kompak bersyukur acara megah. Siska: “Tepuk tangan buat DPD Siantar. Event ini bikin saya bangga dan semangat kibarkan PASU. Siantar bikin terobosan dahsyat luar biasa.”
Siska minta dukungan Wesly ke keluarga besar PASU biar “lebih menyala”. Dia pakai retorika politik: “Satu peluru tembus satu kepala, tapi satu kata dan satu lagu tembus triliun hati. Lewat lagu PASU, banyak jiwa tertembus jadi Siantar lebih dahsyat.”
Wesly jawab dengan selamat dan sukses atas konsernya. Pemko jadi “rumah” buat seniman.
Dukungan Penuh untuk Industri Kreatif*
Turut hadir Kapolres AKBP Sah Udur Togi Marito, Sekda Junaedi Antonius Sitanggang, Kadis Kominfo Johannes Sihombing, Kadis Pariwisata Hamzah Fanshuri Damanik, Ketua Dewan Pembina DPP PASU dr Erwin Mangatas Malau, Ketua Pelaksana Sokhiatulo Zebua, dosen Manchester University Olivia Nur Octora Silalahi.
Kehadiran Forkopimda, keamanan dan regulasi mendukung event seni. Kehadiran akademisi, jembatan seniman lokal ke panggung nasional/internasional.
Intinya: konser bukan sekadar panggung. Ini strategi politik budaya Pemko Siantar. Hibur rakyat, satukan multi-etnis, dongkrak ekonomi kreatif biar Siantar naik kelas. (ril/th)







