SIANTAR I DIAN24NEW.COM
Hujan tak redam semangat. Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi S.H., http://M.Kn. pimpin langsung penampilan “Pesona Budaya Simalungun dan Ragam Etnis” di Karnaval Budaya Nusantara _“The Sparkling of Local Heroes & Culture”, Kamis malam 2/7/2026.

Karnaval ini bagian penutupan Rakernas XVIII APEKSI di Kota Medan.
Dengan busana adat Simalungun, Wesly berada paling depan barisan delegasi Pematangsiantar. Rombongan menampilkan perpaduan seni tradisi dan sentuhan kreativitas modern.
Tarian, musik, atribut etnis disajikan apik sepanjang rute. Meski diguyur hujan, ribuan penonton tetap padati jalan. Sorak-sorai, tepuk tangan, ponsel warga menyala untuk mengabadikan penampilan delegasi Kota Siantar.
Usai parade, Wesly sampaikan apresiasi. “Luar biasa animo masyarakat walaupun hujan, khususnya kepada delegasi kita dari Kota Siantar. Tampilan budaya Simalungun dan multi etnis menggambarkan Pematangsiantar sebagai Kota Toleran ke-4 se-Indonesia. Apalagi disaksikan wali kota seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menurut Wesly, momentum ini jadi ruang kota-kota di Indonesia saling berbagi rasa dan bertukar pikiran demi kemajuan bersama.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang hadir juga memberi apresiasi. Ia menilai semangat peserta di tengah hujan cerminkan cinta budaya dan perkuat persatuan dalam keberagaman.
“Saya mengapresiasi seluruh kontingen. Ini cermin dari rasa cinta akan kebudayaan dan menjadi kekuatan persatuan bangsa kita,” sebut Bima Arya.
Kehadiran Pematangsiantar di panggung nasional lewat APEKSI menegaskan identitas, kota multietnis yang merawat tradisi Simalungun, sekaligus terbuka dan toleran. Perpaduan adat dan kreativitas modern jadi daya tarik utama yang memukau peserta dan penonton Rakernas XVIII. (ril/th)







