SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama Forkopimda mengikuti peresmian 2.500 titik Jembatan Garuda TNI–Polri dan 3.000 titik air bersih TNI AD yang dilakukan secara daring oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Istana Negara, Kamis 13/8/2026.
Di Simalungun, kegiatan seremonial dipusatkan di lokasi Jembatan Garuda Nagori Karang Anyer Huta VI, Kecamatan Gunung Maligas dengan tema “Negara Hadir Untuk Rakyat”.
Hadir Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Agustri Mukhtadi Rangkuti, Kasrem 022/PT Letkol Inf. Binsar Junianto Simanjuntak mewakili Danrem, unsur TNI-Polri, pimpinan OPD, Forkopimca, dan masyarakat setempat.
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam laporan daring menyampaikan total 6.240 titik telah dikerjakan, terdiri dari 3.008 titik jembatan dan 3.232 titik air bersih serta irigasi pertanian.
Untuk hari ini diluncurkan 1.000 titik baru yang terdiri dari 700 titik air bersih dan 300 titik air persawahan.
Pembangunan 2.500 titik jembatan Garuda diselesaikan dalam waktu hampir tujuh bulan. Secara keseluruhan 508 jembatan masih dalam proses dan 798 titik berada di daerah pascabencana. Target 5.000 titik jembatan ditarget rampung tahun ini.
Di sektor air bersih, 10.912 titik telah terbangun. Sebanyak 3.000 titik di antaranya diselesaikan sejak Januari hingga Agustus 2026. Pembangunan juga menjangkau wilayah sulit seperti Pulau Raas Sumenep dengan pengeboran 90 meter dan Gunung Sitoli Nias hingga 180 meter untuk melayani 231 KK.
Di bidang pertanian, 83.150 hektare lahan tadah hujan berhasil diubah menjadi lahan yang bisa panen 3 kali setahun. Tambahan 445 titik irigasi baru sedang dibangun untuk 16.970 hektare. Total 100.120 hektare lahan tadah hujan berpotensi menghasilkan 1,5 juta ton gabah per tahun.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Kasad, Kapolri dan seluruh jajaran TNI-Polri.
“TNI dan Polri adalah tentara dan polisi rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan memberi yang terbaik untuk rakyat. Tidak ada cita-cita lain, tidak ada kehendak lain, selain berbakti untuk rakyat dan negara,” tegas Presiden.
Ia menekankan negara harus hadir hingga wilayah terjauh dan terpencil. “Saya bangga dan saya hormati pengabdian TNI dan Polri kepada rakyat,” ujar Presiden yang disambut tepuk tangan dari berbagai titik.
Presiden juga berinteraksi daring dengan perwakilan masyarakat penerima manfaat yang menyampaikan rasa syukur atas jembatan dan air bersih.
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui TNI-Polri.
“Jembatan dan air bersih ini sangat membantu kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mampu meningkatkan taraf perekonomian warga. Kami juga merasa bangga atas sinergi yang terjalin antara TNI dan Polri dalam turut membangun sarana prasarana demi kesejahteraan rakyat,” ucap Bupati.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan pita tanda peresmian Jembatan Garuda di Nagori Karang Anyer Huta VI oleh Bupati bersama Forkopimda, sebagai tanda jembatan resmi dapat digunakan masyarakat.
Dengan rampungnya infrastruktur ini, Pemkab Simalungun berharap konektivitas dan ketersediaan air bersih di desa-desa semakin baik, sehingga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok. (ril/th)







