Model
SimalungunSeremonial

Pemkab Simalungun Gencarkan Normalisasi Sungai dan Aktifkan Pintu Air Bahbolon Cegah Banjir Serbelawan

24
×

Pemkab Simalungun Gencarkan Normalisasi Sungai dan Aktifkan Pintu Air Bahbolon Cegah Banjir Serbelawan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Pemerintah Kabupaten Simalungun mempercepat pemulihan pascabanjir di kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Sejumlah langkah konkret dilakukan mulai dari normalisasi sungai hingga pengaktifan kembali pintu air yang sudah lama mati, Kamis 13/8/2026.

Penanganan dilakukan secara bertahap melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor bersama Forkopimca, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila, perangkat daerah terkait, dan masyarakat.

Salah satu fokus saat ini adalah normalisasi Sungai Pondok Pelita di Nagori Dolok Merangir I. Tim di lapangan melakukan pengerukan material sedimentasi berupa pasir yang menumpuk di sepanjang aliran sungai untuk memperlancar debit air.

Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar mengatakan langkah ini untuk mempercepat pemulihan sekaligus menekan risiko banjir.

Baca Juga  Perbaikan Jalan yang Rusak di Desa Saribu Asih Gunakan Dana Aspirasi DPRD Simalungun Johanes Sipayung 

“Saat ini kita lakukan pengerukan sedimentasi berupa pasir agar aliran sungai kembali lancar. Penanganan ini tidak hanya bertujuan memulihkan lingkungan, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas masyarakat, mulai dari sosial, keagamaan, pendidikan, hingga perekonomian dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.

Pemkab juga mengaktifkan kembali Pintu Air Bahbolon di Nagori Dolok Ilir I yang telah 6 tahun tidak berfungsi. Alat berat diturunkan untuk membuka kembali pintu air yang mengalami kendala teknis. Pintu air yang dibangun tahun 1912 ini merupakan hilir dari Sungai Bahsikkam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun Budiman Silalahi menegaskan keseriusan Pemkab menangani akar persoalan banjir.

“Setelah pintu air dapat berfungsi kembali, kita akan lanjutkan dengan pengerukan endapan yang cukup tebal di sana. Dengan demikian, aliran air di kawasan ini diharapkan lebih terkendali dan risiko genangan dapat berkurang,” jelas Budiman.

Baca Juga  Terima Audiensi BPJS, Bupati: "Pemkab Simalungun Melalui BPJS PBI Akan diberikan Kepada Masyarakat Miskin"

Ia menambahkan penanganan banjir tidak bisa dilakukan sendiri. “Sinergi lintas sektor akan terus diperkuat agar terwujud solusi yang efektif dan berkelanjutan. Kita tidak ingin masyarakat terus dihantui ancaman banjir setiap musim hujan. Seluruh perkembangan akan terus dipantau dan ditindaklanjuti secara berkesinambungan,” tegasnya.

Normalisasi Sungai Pondok Pelita dan pengaktifan Pintu Air Bahbolon menjadi bukti komitmen Pemkab Simalungun memperkuat sistem pengendalian banjir di kawasan Serbelawan dan sekitarnya.

Penanganan dilakukan cepat, terarah, dan berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada pemulihan pascabencana, tetapi juga pada pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemkab Simalungun terus bergerak membangun solusi nyata: banjir ditangani, lingkungan dipulihkan, dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. (ril/th)