Model
PematangsiantarSeremonial

Pemko Siantar Hadiri Penutupan Dikmata Gelombang II TA 2026, ini Pesan KSAD untuk Prajurit Baru

59
×

Pemko Siantar Hadiri Penutupan Dikmata Gelombang II TA 2026, ini Pesan KSAD untuk Prajurit Baru

Sebarkan artikel ini

SIANTAR | DIAN24NEW.COM
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2026.

Upacara berlangsung di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/Bukit Barisan, Jalan Argasari Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Sitalasari, Rabu 9/9/2026 pagi, dan dipimpin langsung Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa.

Dalam amanat tertulis KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak MSc yang dibacakan Pangdam I/BB, disampaikan rasa bangga atas pelantikan 19.114 mantan siswa yang resmi menyandang pangkat Prajurit Dua Prada.

“Atas nama pribadi dan selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan selamat kepada 19.114 orang mantan siswa yang hari ini telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua,” katanya.

Baca Juga  Kajari Erwin Purba Jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Lapangan Adam Malik

Keberhasilan ini disebut tidak terlepas dari kedisiplinan, kerja keras siswa, dukungan lembaga pendidikan, dan doa orang tua. KSAD menyebut momen ini sebagai tonggak awal pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam amanatnya, KSAD menekankan pembangunan kekuatan TNI AD khususnya pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan Yon TP terus dipacu.

“Dalam rangka mengusung visi Pengembangan Satuan Batalyon di Setiap Kabupaten, TNI AD berupaya maksimal untuk mencetak prajurit yang diproyeksikan mengisi satuan tersebut. Tidak semata untuk melaksanakan tugas pertempuran, para prajurit juga dipersiapkan untuk mendukung percepatan pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan daerah rawan,” jelasnya.

Menurut KSAD, kepercayaan negara kepada prajurit baru untuk menjadi bagian Yon TP adalah tugas terhormat yang harus dijalankan dengan amanah, tanggung jawab, dan dedikasi tinggi.

Baca Juga  Wesly Silalahi Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Sibolga & Tapteng, "Solidaritas Tanpa Batas!"

Selama dua bulan pendidikan intensif, para tamtama dibekali cara berpikir, bersikap, dan bertindak sesuai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI melalui skema 20 latihan terpadu.

KSAD berpesan agar para prajurit menjadikan ilmu, teknik, dan taktik militer sebagai modal untuk terus berkembang sebagai _Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional_.

Ia menekankan 4 hal penting:
1. Manfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya untuk mengembangkan diri.
2. Asah naluri militer dan pelihara disiplin untuk mendukung tugas.
3. Berkarya nyata bagi satuan, masyarakat, dan negara di mana pun ditugaskan.
4. Jadikan tantangan sebagai proses pembentukan karakter dan ketangguhan mental prajurit sejati.

“Pelihara kehormatan diri, jaga nama baik satuan, dan buktikan kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama TNI AD,” tegasnya.

Baca Juga  65 Lansia di Pematangsiantar Diwisuda dari Sekolah Lansia Mandiri

Di akhir amanat, KSAD menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada penyelenggara Dikmata yang telah memastikan pendidikan berjalan lancar, aman, dan sesuai harapan.

Kehadiran Pemko Pematangsiantar dalam upacara ini menjadi bentuk dukungan politik daerah terhadap penguatan TNI AD dan program strategis nasional, termasuk percepatan pembangunan melalui Yon TP di wilayah. (ril/th)