Model
NasionalPeristiwaRegionalSimalungun

Tragis, Pemuda 23 Tahun Ditemukan Tewas Telungkup di Belakang Rumah Warga Bandar

242
×

Tragis, Pemuda 23 Tahun Ditemukan Tewas Telungkup di Belakang Rumah Warga Bandar

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Warga Huta II Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun digegerkan penemuan jasad seorang remaja laki-laki di belakang rumah warga, Kamis 17/9/2026 pagi.

Korban diketahui bernama Andika Syahputra 23 tahun, warga Dusun IV Division III Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, yang bekerja sebagai wiraswasta pembuat dan pengantar es kristal.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Kamis 17/9/2026 pukul 20.54 WIB membenarkan penemuan tersebut.

“Tim Inafis Polres Simalungun bersama Polsek Bandar Huluan bersinergi melaksanakan olah TKP dan pengecekan lokasi penemuan mayat secara profesional dan cermat,” ujar Verry.

Olah TKP dilaksanakan Kamis 17/9/2026 pukul 10.11 WIB di belakang rumah milik Eva Apriani.

Baca Juga  Tragedi Maut di Rel Kereta Api, Siswa SMK Tewas Tertabrak Kereta Api Siantar Express

Kronologi bermula dari saksi Alpariji Siahaan 12 tahun yang menemukan korban pertama kali sekitar pukul 06.20 WIB dalam kondisi telungkup di lantai belakang rumah saat hendak mandi.

“Saksi Alpariji Siahaan menemukan korban dalam keadaan telungkup saat hendak mandi di pagi hari, dan setelah dibangunkan korban tidak merespons,” ucap Verry.

Saksi lalu melapor ke ibunya Eva Apriani. Eva bersama suami Fanny Firman Driayani mendatangi korban dan mendapati korban sudah tidak bernapas.

Korban diketahui sudah dua bulan tinggal di rumah tersebut sambil bekerja membuat es kristal dan selalu ditemani tidur oleh Alpariji.

Laporan kemudian diteruskan berjenjang dari Gamot Huta II ke Piket Polsek Bandar Huluan, hingga ke Pawas IPTU P Sidauruk dan Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor SH MH.

Baca Juga  Aipda Rolan Manik, Wajah Humanis "Simalungun Safe Tourism" di Destinasi Danau Toba

Tim Inafis Polres Simalungun tiba di lokasi pukul 09.47 WIB bersama Tim Medis Puskesmas Bandar. Dari olah TKP, korban ditemukan telungkup mengenakan kaos hitam dan celana pendek biru.

Jasad kemudian dibawa ke RSU Perdagangan untuk pemeriksaan.

“Hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tutur Verry, mengutip hasil visum luar dr Fadilayana Damanik.

Pihak keluarga, ibu kandung korban Leni Mardiana, meyakini korban meninggal wajar dan meminta tidak dilakukan autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Olah TKP melibatkan tujuh personel Polsek Bandar Huluan dan dua petugas Identifikasi Polres Simalungun Aipda Owen Saragih dan Aipda Sujid Saputra.

Setelah visum dan surat pernyataan ditandatangani, jasad dibawa keluarga ke rumah duka di Batu Bara untuk dimakamkan.

Baca Juga  Setelah Diberitakan, Kontraktor CV Dinamika Jaya Amerta Bersihkan Tumpukan Material Tanah di Jalan Jawa

“Situasi di lapangan hingga saat ini dalam keadaan aman dan kondusif,” tutup Verry. (th)