Example 120x600
Seremonial

Kapolres Simalungun Gelar Polidik di SMPN 1 Panei, Ajak 300 Siswa Jauhi Tawuran

41
×

Kapolres Simalungun Gelar Polidik di SMPN 1 Panei, Ajak 300 Siswa Jauhi Tawuran

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN | DIAN24NEW.COM
Kapolres Simalungun AKBP Dr Hendri Nupia Dinka Barus SH SIK MM melaksanakan kegiatan Polidik Polisi Peduli Pendidikan di SMP Negeri 1 Panei Jalan Pematangsiantar-Saribudolok Simpang Polsek Panei Tongah Kabupaten Simalungun, Senin 26/10/2026 pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB diikuti 300 siswa-siswi.

Kegiatan ini merupakan implementasi Program Prioritas Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” dan Quick Wins 1 Ruang Publik Aman.

Turut hadir Kapolsek Panei Tongah AKP Daniel Jani Damanik SH, Kasat Lantas AKP Friska Susana Suardi SH, Kasat Binmas AKP Dorlan Pasaribu, dan Kasi Humas AKP VJ Purba. Dari pihak sekolah hadir Kepala SMPN 1 Panei Anita Sabrina Pasaribu dan Wakil Kepala Bonar Siahaan.

Baca Juga  Kontingen Pramuka Simalungun Raih Juara Terbaik III di Jamdasu XI 2026

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Senin 26/10/2026 pukul 10.35 WIB menjelaskan Polidik adalah bentuk nyata kehadiran Polri di lingkungan pendidikan.

“Polidik merupakan wujud kehadiran langsung Polri di lingkungan pendidikan. Ini bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus mempererat kemitraan antara Polri, tenaga pendidik, orang tua, dan pelajar,” ujar AKP Verry.

Dalam arahannya Kapolres menyampaikan polisi hadir bukan untuk menakut-nakuti. “Polisi hadir untuk mendengar, mendampingi, dan menjaga masa depan kalian. Inilah makna Polisi Bersama Masyarakat, yaitu melindungi, mengayomi, dan melayani,” katanya.

Pada kesempatan ini materi difokuskan pada pencegahan perkelahian antarpelajar dan tawuran. Kapolres menyampaikan enam pesan kamtibmas:

1. Jangan mudah terprovokasi dan berani menolak ajakan berkelahi, tawuran, maupun membawa sajam.
2. Selesaikan masalah melalui dialog dengan guru, orang tua, atau Bhabinkamtibmas.
3. Bijak bermedia sosial dan tidak menyebarkan hoaks pemicu permusuhan antarsekolah.
4. Salurkan energi pada kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan ekstrakurikuler.
5. Pahami konsekuensi hukum dari tindak kekerasan.
6. Tertib berlalu lintas, hindari konvoi dan kebut-kebutan.

Baca Juga  Kapolres Simalungun Pimpin Langsung Strong Point Pagi di Jalinsum Sinaksak

“Perkelahian dan tawuran tidak pernah menghasilkan kemenangan sesungguhnya. Tindakan tersebut justru menimbulkan luka, penyesalan, serta menghambat cita-cita,” jelas AKP Verry menirukan arahan Kapolres.

Kapolres juga mengajak siswa tekun belajar. “Kerjakan hari ini, jangan menunda sampai besok. Disiplin kecil setiap hari akan membawa keberhasilan besar,” pesannya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keceriaan sebagai upaya mencegah kenakalan anak dan menanamkan kesadaran hukum sejak dini. (ril/th)