SIMALUNGUN – DIAN24NEW
SMPN-2 Tiga Dolok gelar IN HOUSE TRAINING (IHT) PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK ANGKATAN – 3 TA 2023/2024 bagi seluruh guru tenaga pengajar di ruangan BLK SMPN-2 Tiga Dolok Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun, Kamis (13/7/2023) sekira pukul, 10.00 wib.
Acara dibuka oleh Kabid Dikdas Simalungun Romauli Purba. “In House Training (IHT) adalah pelatihan internal sekolah untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Pendidik.
Materi IHT kali ini adalah Implementasi Kurikulum Merdeka dalam membentuk profil pelajar Pancasila “Merdeka Belajar, Merdeka Mengajar,” ucap Romauli Purba.
lHT terkait program sekolah penggerak merupakan penguatan dari materi tentang pembelajaran paradigma baru yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran paradigma baru, agar ke depan seluruh guru memiliki kapasitas dan kompetensi dalam upaya restrukturisasi dan reformasi pendidikan.
” Ciptakanlah siswa-siswi SMPN-2 Tiga Dolok ini menjadi calon-calon pemimpin yg baik dan berilmu, berintegrasi berguna bagi Nusa dan Bangsa,” harap Kabid.
Pembelajaran dengan paradigma baru dirancang berdasarkan prinsip pembelajaran yang terdiferensiasi sehingga setiap siswa belajar sesuai dengan kebutuhan dan tahap pengembangannya. Maka dari itu, perlu adanya penyesuaian dan sinkronisasi pada proses pembelajaran di sekolah.
Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Kemendikbud RI bahwasanya Program Sekolah Penggerak merupakan upaya guna mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.
Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (Kepala Sekolah dan Guru). Program ini dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.
SMPN-2 Tiga Dolok menjadi salah satu sekolah terpilih yang akan melaksanakan Program Sekolah Penggerak dimana program ini merupakan salah satu Kebijakan Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.
Disampaikan Kepala SMPN-2 Tiga Dolok Elferia Silaen S.Pd,M,PD bahwa Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.
” Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (Kepala Sekolah dan Guru),” kata Elferia.
Oleh karena itu, untuk menciptakan SDM yang akan menunjang suksesnya Program Sekolah Penggerak ini, SMPN-2 melaksanakan Pelatihan Kompetensi berupa In House Training untuk Kepala Sekolah dan Pendidik demi terciptanya SDM yang unggul. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kualitas Kepala Sekolah dan Guru berdasarkan model-model pelatihan yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia Pendidik dalam menerapkan Kurikulum Merdeka yang akan dilaksanakan pada tahun pelajaran 2023/2024.
Selaku Kepala Sekolah Elferia berharap agar bapak/ibu guru mengikuti IHT dengan serius agar mendapatkan bekal untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka.
Didalam sambutannya, Elferia menyampaikan tujuan IHT sebagai berikut: Meningkatkan kompetensi dan optimalisasi peran guru, khususnya guru mata pelajaran pada sekolah agar dapat menyajikan materi pelajaran tahun 2023/2024 dengan dengan baik dan benar, menumbuhkan komitmen profesional guru dalam meningkatkan penguasaan dan penyusunan RPP, Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan dalam pengelolaan pembelajaran dan menyajikan materi pelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sekolah, serta mengaplikasikan hasil kegiatan kepada peserta didik dengan harapan dapat bermuara pada peningkatan mutu Pendidikan sehingga Guru sudah punya gambaran dan pedoman program yang dapat digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pelaksanaan pembelajaran,” tutupnya.
Editor. : Taman Haloho
Wartawan. : Matius Waruhu










