SIMALUNGUN – DIAN24NEW
Terkait keberadaan judi Sabung ayam di Kampung Jeruk Nagori Karang Anyer Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) akhirnya mendapat tanggapan dan respon dari Kapolsek Bangun AKP Esron Siahaan.
” Kita akan cek pak,” ucap Kapolsek Bangun AKP Esron Siahaan, melalui chat washapp menjawab konfirmasi dian24new.com, Jumat (28/7/2023).
Esron mengatakan pihaknya akan menyelidiki aktivitas itu. ” Kami akan perintahkan anggota untuk menyelidiki dugaan judi sabung ayam di Kampung Jeruk Nagori Karang Anyer Kecamatan Gunung Maligas itu,” tegas Esron.
“Judi sabung ayam melanggar undang-undang dan para oelakunya bisa dipidana. Masyarakat diimbau melaporkan apabila melihat praktik haram itu”.
Nanti, jika ada perkembangannya akan kami sampaikan. Untuk itu, masyarakat diharapkan segera melapor apabila mengetahui adanya judi sabung ayam tersebut,” tandasnya.
Sebelumnya, diberitakan dian24new.com, Jumat (28/7/2023), keberadaan judi sabung ayam di Kampung Jeruk Nagori Karang Anyer Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) sudah berjalan lebih kurang setahun lebih tanpa pernah dibubarkan. Aktifitas itu dilakukan hampir setiap hari beromset puluhan juta rupiah.
Informasi dihimpun, arena lokasi judi sabung ayam beromset puluhan juta setiap harinya itu diduga dikelola oleh Santo. Dan banyak didatangi para pemain judi. Ratusan orang baik penjudi sabung ayam atau hanya menyaksikan, berkumpul di arena sabung ayam setiap harinya.
Menurut warga yang kerap menyaksikan judi itu ditemui dilokasi, mengungkapkan, perjudian eks lokalisasi tersebut dilaksanakan setiap hari. “Banyak yang mai . Taruhannya juga besar-besar. Dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah,” ucapnya seraya menunjukkan alamat menuju lokasi kegiatan judi Sabung Ayam tersebut.
Bahkan, kata dia, di waktu tertentu, para penjudi yang datang tidak hanya dari Siantar – Simalungun, namun kadang dari Tebing hingga Medan. “Kalau datang pemain dari luar Kabupaten taruhannya besar – besar, namun mereka bisa datang seminggu atau sebulan sekali saja,” katanya.
Biasanya, kata dia, sabung ayam tersebut berlangsung dari pagi sampai malam. Para penjudi bukan hanya dari warga sekitar, tetapi didominasi warga Siantar – Simalungun. (tim)
Editor. : Taman Haloho










