Model

Model

Model
Pematangsiantar

Kasek SMPN 1 Pematang Siantar “Sembunyikan” Peristiwa Tembok Pagar Sekolah Roboh dan Seorang Siswa

22
×

Kasek SMPN 1 Pematang Siantar “Sembunyikan” Peristiwa Tembok Pagar Sekolah Roboh dan Seorang Siswa

Sebarkan artikel ini

SIANTAR – DIAN24NEW 

Enggan dikonfirmasi, Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 1 Pematang Siantar, Jhon Edi dan pihak sekolah tampaknya ingin “sembunyikan” peristiwa tentang tembok pagar sekolah roboh dan seorang siswa SMP Negeri I terluka karena ikut terperosok masuk ke dalam lobang lantai samping ruangan kelas yang amblas dari media dan publik.

Model

Meski sulit dikonfirmasi karena Kasek dan pihak sekolah tidak ada yang bersedia memberi keterangan, informasi  tentang robohnya tembok pagar dan seorang siswa SMP Negeri I terluka karena ikut terperosok  masuk ke dalam lobang lantai samping ruangan kelas yang amblas akibat penggalian lahan eks GOR, Jalan Merdeka, Kota Pematang Siantar ternyata sudah diketahui masyarakat, Jumat (4/8/2023). 

Informasi yang berhasil dihimpun, siswa yang masuk ke dalam lobang yang amblas itu merupakan siswa kelas VIII. Awalnya  memanjat tembok sekolah, berbatasan dengan lahan eks GOR yang sedang melakukan penggalian. Namun, saat turun,  lantai tiba-tiba amblas  atau anjlok sampai sekitar 3 meter, Kamis (3/8/2023) kemarin.

Peristiwa itu dibenarkan dua orang siswa yang membuang sampah di bak sampah  tak jauh dari lantai yang amblas itu,  “Yang jatuh ke lobang itu abang kelas kami. Dia kelas VIII,” ujarnya yang kemudian kembali masuk ke lingkungan sekolah dari bagian depan 

Sementara, salah seorang orang tua siswa SMP Negeri I, bermarga Silitonga  mengetahui   ada siswa  terperosok masuk ke lobang yang amblas akibat penggalian yang dilakukan  PT Suriatama Mahkota Kencana sebagai pelaksana pembangunan GOR yang akan dijadikan Gedung Merdeka berlantai 4 itu

“Ya, kemarin, ada anak teman saya yang masuk ke lobang yang amblas karena penggalian itu. Ini bahaya dan pihak perusahaan yang melakukan pembangunan eks GOR itu harusnya memperhatikan kepentingan umum,” ujar  Silitonga.

Ketika permasalahan itu  dikonfirmasi kepada  Kepala SMPNegeri I, Jon Edy Situmorang  melalui pesan Whats ASpp, mengaku sedang mengikuti rapat. “Nantilah pak, saya sedang mengikuti rapat,” jawabnya melalui pesan Whats App.

Namun, sekitar dua jam kemudian, tetap tidak ada jawaban dan saat didatangi ke SMP Negeri I, yang bersangkutan ternyata sudah tidak berada di tempat. “Bapak tadi sudah keluar,” ujar salah seorang guru piket di SMP Negeri I itu.

Ketua Komisi III DPRD Kota Pematang Siantar, Denny TH Siahaan mengatakan,  PT Suritama Mahkota Kencana (Suzuya Group) menurutnya harus bertanggung jawab terhadap kerusakan yang terjadi  akibat pembangunan Gedung Merdeka. Apalagi diinformasikan ada siswa SMP Negeri I yang terperosok ke dalamnya dan terluka.

Untuk itu, Pemko melalui Dinas Lingkungan Hidup diminta melakukan pengawasan karena telah berdampak terhadap lingkungan sekitarnya. Demikian juga dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Pihak perusahaan yang melakukan pembangunan dikatakan lalai  menjaga lingkungan sekitar akibat adanya pembangunan itu.  Harusnya,  PT Suritama Mahkota Kencana (SMK)  melakukan  sosialisasi kepada masyarakat terkait pembangunan yang berada di ruang publik

Sosialisasi perlu dilakukan karena di depannya merupakan jalan umum yang ramai dengan arus lalulintas. Kemudian, dibagian belakang ada pemukiman penduduk. Di sampingnya lagi  ada SMP Negeri I yang tentunya ramai dengan anak-anak sekolah.

“Pastinya, pihak perusahaan yang melakukan pembangunan harus melakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat bagaimana dampak yang dapat  ditimbulkan  akibat  proyek pembangunan Gedung Merdeka itu,” ujar Denny HT Siahaan.

Lebih lanjut, permasalahan itu dikatakan menjadi perhatian  Komisi III DPRD Siantar untuk melakukan pembahasan secara internal sebelum ada korban lagi. “Kita akan jadikan agenda untuk Rapat Dengar Pendapat dengan OPD Pemko Siantar yang berhubungan dengan proyek itu,” ujarnya mengakhiri. (sn)

 

Editor.       :   Taman Haloho