Model

Model

Model

Model
Simalungun

Miris! Ternyata Masih Ada Rumah Warga di Hatonduhan Simalungun Belum di Aliri Listrik PLN

58
×

Miris! Ternyata Masih Ada Rumah Warga di Hatonduhan Simalungun Belum di Aliri Listrik PLN

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – DIAN24NEW 

Miris! di jaman serba modren ini, termyata di Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut)  masih ada beberapa rumah warga disana yang tidak pernah merasahkan aliran listrik negara (PLN)

Hal ini pun di benarkan Kepala Pelayanan PT PLN Persero Rayon Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, Andi Sibuea, saat ditemui wartawan beberapa waktu lalu.

Andi Sibuea mengatakan ada beberapa kendala atau beberapa masalah yang membuat pihaknya belum memasok listrik ke wilayah tersebut. Antara lain, faktor jalan yang mengalami kerusakan parah dan lokasi yang cukup jauh.

Lagian baru-baru ini, sambungnya, kami dapatkan informasi tersebut. Dan saat ini masih dalam proses. Dalam waktu dekat terus melakukan upaya untuk memasang jaringan listrik di wilayah tersebut,” tuturnya. 

Anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Johannes Sipayung mengatakan, sepengetahuannya, tidak ada lagi wilayah di Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, Sumut yang tidak dialiri listrik. Namun begitu pun, jika masih ada masyarakat yang belum dapatkan pasokan listrik agar dibuat surat pengajuan.

“Kalau masih ada masyarakat kita di Kecamatan Hatonduhan yang mengalami atau belum mendapatkan penerangan listrik di rumahnya, diharapkan agar melapor ke pelayanan PLN terdekat,” harap Johannes Sipayung saat dimintai tanggapannya, Senin (7/8/2023).

Lanjutnya lagi, setelah pengajuan itu dan apa tanggapan mereka (PLN) perlu diketahui. Apakah sudah dilayani dengan baik atau tidak. “Kalau memang pihak PLN tidak melayani masyarakat tersebut, maka baru kita kasih teguran,” ucapnya.

Terkait akses jalan yang rusak parah, Johannes pun kembali menyampaikan tidak ada alasan bagi PLN. Disebutkan, kalau truk besar pengangkut tiang listrik tidak bisa masuk, maka menggunakan truk kecil.

“Saya rasa kalau masih bisa truk masuk ke dalam untuk pengangkutan atau misalnya mengangkat tiang listrik. Tidak ada alasan bagi PLN tak memasang. Tapi kalau memang itu tidak bisa dilalui kendaraan yang sesuai untuk mengangkut tiang listrik, ya gak mungkin kita paksa mereka,” ucapnya.

“Tapi kan ada solusinya, gak harus truk besar untuk mengangkat tiang besarnya. Tapi kan ada yang kecilnya yang bisa diangkut dengan sederhana,” tambah Johannes.

Dia kembali meminta, agar masyarakat membuat surat pengajuan untuk pasokan listrik ke daerah mereka yang rumahnya belum dialiri listrik PLN.

“Kita arahkan saja untuk melapor ke PLN. Ketika nanti sudah dilapor mereka butuh penerangan listrik, ya baru lah kita pertanyakan apa alasan pihak PLN tidak mau memasang. Kalau memang tidak mau,” ujarmya

Johannes kembali mengingatkan membuat surat pengajuan atau surat permohonan ditandatangani oleh Pangulu atau Kepala Desa (Kades).

“Jika sudah dilakukan masyarakat, maka nanti akan kita dampingi atau kawal itu supaya bisa secepatnya mendapatkan pasokan listrik,” pungkasnya. (mstr) 

Editor.   :  Taman Haloho