Model
Seremonial

HANI 2025 di Pematangsiantar: Komitmen Bersama Perangi Narkoba Menuju Indonesia Emas

276
×

HANI 2025 di Pematangsiantar: Komitmen Bersama Perangi Narkoba Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini

SIANTAR I DIAN24NEW.co.

Pemerintah Kota Pematangsiantar memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 dengan menggelar acara di Lapangan Parkir Pariwisata, Kamis (26/6). 

Peringatan tahun 2025 ini mengusung tema “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba Melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas.”

Acara berlangsung meriah dan penuh semangat. Dihadiri oleh Wali Kota Pematangsiantar Kapolres AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH, SIK, MH. Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Acara dibuka oleh MC Anca Damanik yang membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars BNN. Sambutan disampaikan oleh Wali Kota dan Kepala BNN Aulia Arief Hasibuan S.Sos Kota Pematangsiantar yang menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam memerangi narkoba.

Baca Juga  Samosir Jadi Lokasi Penganugerahan Desa Budaya Se-Indonesia

Sejumlah penampilan menarik turut meramaikan acara, mulai dari persembahan Duta Anti Narkoba, atraksi bela diri dari Sabuk Hitam Nusantara, hingga kegiatan edukasi dari Bank Indonesia bertema “Cinta Bangsa dan Paham Rupiah.”

Dalam momen ini, Kepala BNN menyerahkan SK Tim Kelurahan Bersinar kepada Lurah Suka Dame yang diwakili Camat Siantar Utara. Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Wali Kota dan Kaban Kesbangpol sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pemberdayaan masyarakat dalam mencegah narkoba.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Deklarasi Pematangsiantar Bersinar (Bersih Narkoba) oleh Kepala BNN, diikuti seluruh peserta yang hadir. Komitmen bersama ini kemudian diwujudkan melalui penandatanganan spanduk sebagai simbol gerakan bersama melawan narkoba.

Baca Juga  Stok Pangan Asahan Aman, Siap Hadapi Lebaran

Kepala BNN Kota Pematangsiantar, Aulia Hasibuan, yang baru menjabat sekitar sebulan, menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan pemetaan wilayah. “43 kelurahan dinyatakan sudah terpapar, 10 kelurahan masuk dalam zona waspada. Kami juga sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Bahkan tempat hiburan malam juga menjadi bagian dari pemetaan,” ujarnya.

Aulia menambahkan, pihaknya belum akan melakukan operasi dalam waktu dekat karena masih dalam tahap pengumpulan data. Namun ia menegaskan, Wali Kota sangat mendukung pemberantasan narkoba secara total demi menciptakan kota yang aman dan bersih. (js/th)