Model
EkonomiInternasionalKriminalMingguanNasionalPematangsiantarPeristiwaRegionalSeremonialSimalungun

17 Hari Dirawat di RS, Korban Penembakan Oleh Oknum Penjaga Kebun Marihat Meninggal Dunia

835
×

17 Hari Dirawat di RS, Korban Penembakan Oleh Oknum Penjaga Kebun Marihat Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com
Rudianto (43), korban penembakan oleh oknum Penjaga PTPN IV Kebun Marihat yang bertugas di Kecamatan Tanah Jawa tepatnya di Blok 5 Simpang Pondok 8, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), meninggal dunia. Rudianto meninggal dunia di Rumah Sakit Vita Insani Kota Pematamgsiantar, setelah menjalani perawatan 17 hari.

“Benar, korban meninggal kemarin, Korban adalah warga Desa Marubun Jaya Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Sumatera Utara (Sumut), meninggal kemarin,” kata Reno tetangga korban dan diamini Pangulu Marubun Jaya Mega Raya Purba, saat ditemui DIAN24NEW.com,di rumah duka, Minggu (21/12/2025.

Korban meninggal, Minggu (21/2025), sekira pukul 12.00 Wib. Pangulu Marubun Jaya Mega Raya Purba, turut berdukacita atas meninggalnya Rudianto. Korban meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

Baca Juga  Polres Simalungun Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Natal 2025

Amatan di tumah duka, tidak tampak pihak perkubunan PTPN Marihat datang melayat. Korban Rudianto dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Marubun Jaya

“infonya korban meninggal semalam ( hari minggu ) , pelaku masih proses penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang, saat dihubungi Dian24New.com lewat WasShap (WA) Senin (22/12/2025)

Selanjutnya, ketika ditanya soal jenis senjata yang dipakai pelaku, melalui proyektil senjata yang bersarang di tubuh korban, Kasat Reskrim Polres Simalungun tetap menjawab dengan jawaban singkat, “masih diselidiki,” ujar Herison Manullang.

Manager PTPN IV Unit Marihat Andi Sahatma Purba, Mibggu (21/12/2025), ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak aktif dan pesan singkat yang dilayangkan juga tidak dibalas.

Baca Juga  Kapolres Simalungun Lakukan Sidak Keamanan Kapal di Pelabuhan Tigaras

Sebelumnya diberitakan Dian24New.com, Oknum penjaga PTPN IV Kebun Marihat yang bertugas di Kecamatan Tanah Jawa tepatnya di Blok 5 Simpang Pondok 8, diduga menganiaya dan menembak salah seorang warga pada waktu malam, Rabu (3/12/2025).

Keterangan beberapa warga setempat, korban bernama Rudianto (43) warga Huta Marubun 1, Nagori Marubun Jaya Kecamatan tanah Jawa Kabupaten Simalungun.

Korban mengalami luka tembak di kepala dan peluru masih bersarang di kepalanya. “Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Vita Insani.

Adik korban mengatakan, pihak keluarga akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian. “Keluarga pasti akan melaporkannya, kondisi abangku kritis dan kami masih akan melakukan visum untuk membuat pengaduan,” katanya keluarga korban.

Baca Juga  Bayi Laki-laki Ditemukan di Mushola AlBarokah Sidamanik Simalungun, Dilapis Pakaian Hitam dan Selendang Kuning

Dia menambahkan, peluru menembus kepala bagian belakang bawah tembus ke atas dan pelurunya masih lengket di dalam batok kepala.

Beberapa warga di sekitar lokasi kejadian yang berada di Pondok 8 mengatakan, malam itu kemungkinan mereka mengambil sawit kebun dan ditangkap pihak penjaga keamanan.

“Dua orang diamankan satu Josua dan Rudianto. Kemudian yang mendapat penganiayaan dan ditembak itu Rudianto yang saat ini masih di rumah sakit,” kata warga.

Sementara itu Pangulu Marubun Jaya Mega Raya Purba yang dikonfirmasi mengatakan, korban yang tertembak itu adalah benar warga Marubun Jaya dan faktanya korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 17 hari di RS. (***)